<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-8986266858089176029</id><updated>2012-02-16T04:06:07.619-08:00</updated><category term='dakwah'/><category term='PALESTINA OH... PALESTINA...'/><category term='Sejarah'/><category term='Hidayah'/><category term='Fiqih'/><category term='Dunia Islam'/><title type='text'>DAKWAH WA TABLIGH</title><subtitle type='html'>Assalamu'alaikum.......
Blog ini berisi tulisan hasil dari re posting beberapa situs dan  beberapa artikel yang tersebar di dunia maya. Semoga berkenan</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://beritasyam.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8986266858089176029/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://beritasyam.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Baloenk</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00529059212712496667</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_33dtconMLZA/SKqEx-1a8mI/AAAAAAAAABo/r9GKe_bDQ88/S220/S2020015.JPG'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>20</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8986266858089176029.post-415419573152897263</id><published>2009-01-29T17:14:00.000-08:00</published><updated>2009-01-29T17:34:49.727-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PALESTINA OH... PALESTINA...'/><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_33dtconMLZA/SYJW6Jrks-I/AAAAAAAAACY/JD_65G26Iis/s1600-h/DataFiles_Cache_TempImgs_2009_1_images_News_2009_01_13_gaza-casualties_300_0.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5296891668772205538" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 300px; CURSOR: hand; HEIGHT: 238px" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_33dtconMLZA/SYJW6Jrks-I/AAAAAAAAACY/JD_65G26Iis/s400/DataFiles_Cache_TempImgs_2009_1_images_News_2009_01_13_gaza-casualties_300_0.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Tangismu wahai bayi-bayi tanpa kepala... dibentur di tembok-tembok Palestina...&lt;br /&gt;Jeritmu wahai bayi-bayi Afghanistan ...&lt;br /&gt;yang memanggil-manggilku tanpa lengan... dieksekusi bom-bom jahannam... milik setan Amerika dan Sekutu... saat ayah bundamu menjalani Ramadhan! Ini aku, saudaramu... ini aku, datang dengan secuil bombing... kan kubalaskan sakit hatimu... kan kubalaskan darah-darahmu... darah dengan darah... nyawa dengan nyawa!... qishash!!&lt;/span&gt; &lt;em&gt;(Imam Samudra, alm)&lt;/em&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8986266858089176029-415419573152897263?l=beritasyam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://beritasyam.blogspot.com/feeds/415419573152897263/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8986266858089176029&amp;postID=415419573152897263&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8986266858089176029/posts/default/415419573152897263'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8986266858089176029/posts/default/415419573152897263'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://beritasyam.blogspot.com/2009/01/tangismu-wahai-bayi-bayi-tanpa-kepala.html' title=''/><author><name>Baloenk</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00529059212712496667</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_33dtconMLZA/SKqEx-1a8mI/AAAAAAAAABo/r9GKe_bDQ88/S220/S2020015.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_33dtconMLZA/SYJW6Jrks-I/AAAAAAAAACY/JD_65G26Iis/s72-c/DataFiles_Cache_TempImgs_2009_1_images_News_2009_01_13_gaza-casualties_300_0.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8986266858089176029.post-2124554005323160154</id><published>2008-09-18T20:23:00.000-07:00</published><updated>2008-09-18T20:24:46.752-07:00</updated><title type='text'>PENDETA ITU AKHIRNYA JADI DA'I</title><content type='html'>"Ya Tuhanku... Wahai Dzat yang telah men-ciptakanku... sungguh telah tertutup semua pintu di hadapanku kecuali pintuMu... Janganlah Engkau halangi aku mengetahui kebenaran... manakah yang hak dan di manakah kebenaran? Ya Tuhanku... jangan Engkau biarkan aku dalam kebimbangan... tunjukkan kepadaku jalan yang hak dan bimbing aku ke jalan yang benar... Mungkin kisah ini terasa sangat aneh bagi mereka yang belum pernah bertemu dengan orangnya atau langsung melihat dan mendengar penuturannya. Kisah yang mungkin hanya terjadi dalam cerita fiktif, namun menjadi kenyataan. Hal itu tergambar dengan kata-kata yang diucapkan oleh si pemilik kisah yang sedang duduk di hadapanku mengisahkan tentang dirinya. Untuk mengetahui kisahnya lebih lanjut dan mengetahui kejadian-kejadian yang menarik secara komplit, biarkan aku menemanimu untuk bersama-sama menatap ke arah Johannesburg, kota bintang emas nan kaya di negara Afrika Selatan di mana aku pernah bertugas sebagai pimpinan cabang kantor Rabithah al-'Alam al-Islami di sana. Pada tahun 1996, di sebuah negara yang sedang mengalami musim dingin, di siang hari yang mendung, diiringi hembusan angin dingin yang menusuk tulang, aku menunggu seseorang yang berjanji akan menemuiku. Istriku sudah mempersiapkan santapan siang untuk menjamu sang tamu yang terhormat. Orang yang aku tunggu dulunya adalah seorang yang mempunyai hubungan erat dengan Presiden Afrika Selatan Nelson Mandela. Ia seorang misionaris penyebar dan pendakwah agama Nasrani. Ia seorang pendeta, namanya ‘Sily.’ Aku dapat bertemu dengannya melalui perantaraan sekretaris kantor Rabithah yang bernama Abdul Khaliq Matir, di mana ia mengabarkan kepada-ku bahwa seorang pendeta ingin datang ke kantor Rabithah hendak membicarakan perkara penting. Tepat pada waktu yang telah dijanjikan, pendeta tersebut datang bersama temannya yang bernama Sulaiman. Sulaiman adalah salah seorang anggota sebuah sasana tinju setelah ia memeluk Islam, selepas bertanding dengan seorang petinju muslim terkenal, Muhammad Ali. Aku menyambut keda-tangan mereka di kantorku dengan perasaan yang sangat gembira. Sily seorang yang berpostur tubuh pendek, berkulit sangat hitam dan mudah tersenyum. Ia duduk di depanku dan berbicara denganku dengan lemah lembut. Aku katakan, "Saudara Sily bolehkah kami mendengar kisah keislamanmu?" ia tersenyum dan berkata, "Ya, tentu saja boleh." Pembaca yang mulia, dengar dan perhatikan apa yang telah ia ceritakan kepadaku, kemudian setelah itu, silahkan beri penilaian.! Sily berkata, "Dulu aku seorang pendeta yang sangat militan. Aku berkhidmat untuk gereja dengan segala kesungguhan. Tidak hanya sampai di situ, aku juga salah seorang aktifis kristenisasi senior di Afrika Selatan. Karena aktifitasku yang besar maka Vatikan memilihku untuk menjalankan program kristenisasi yang mereka subsidi. Aku mengambil dana Vatikan yang sampai kepadaku untuk menjalankan program tersebut. Aku mempergunakan segala cara untuk mencapai targetku. Aku melakukan berbagai kunjungan rutin ke madrasah-madrasah, sekolah-sekolah yang terletak di kampung dan di daerah pedalaman. Aku memberikan dana tersebut dalam bentuk sumbangan, pemberian, sedekah dan hadiah agar dapat mencapai targetku yaitu memasukkan masyarakat ke dalam agama Kristen. Gereja melimpahkan dana tersebut kepadaku sehingga aku menjadi seorang hartawan, mempunyai rumah mewah, mobil dan gaji yang tinggi. Posisiku melejit di antara pendeta-pendeta lainnya. Pada suatu hari, aku pergi ke pusat pasar di kotaku untuk membeli beberapa hadiah. Di tempat itulah bermula sebuah perubahan! Di pasar itu aku bertemu dengan seseorang yang memakai kopiah. Ia pedagang berbagai hadiah. Waktu itu aku mengenakan pakaian jubah pendeta berwarna putih yang merupakan ciri khas kami. Aku mulai menawar harga yang disebutkan si penjual. Dari sini aku mengetahui bahwa ia seorang muslim. Kami menyebutkan agama Islam yang ada di Afrika selatan dengan sebutan ‘agama orang Arab.’ Kami tidak menyebutnya dengan sebutan Islam. Aku pun membeli berbagai hadiah yang aku inginkan. Sulit bagi kami menjerat orang-orang yang lurus dan mereka yang konsiten dengan agamanya, sebagaimana yang telah berhasil kami tipu dan kami kristenkan dari kalangan orang-orang Islam yang miskin di Afrika Selatan. Si penjual muslim itu bertanya kepadaku, "Bukankah anda seorang pendeta?" Aku jawab, "Benar." Lantas ia bertanya kepadaku, "Siapa Tuhanmu?" Aku katakan, "Al-Masih." Ia kembali berkata, "Aku menantangmu, coba datangkan satu ayat di dalam Injil yang menyebutkan bahwa al-Masih AS berkata, 'Aku adalah Allah atau aku anak Allah. Maka sembahlah aku'." Ucapan muslim tersebut bagaikan petir yang menyambar kepalaku. Aku tidak dapat menjawab pertanyaan tersebut. Aku berusaha membuka-buka kembali catatanku dan mencarinya di dalam kitab-kitab Injil dan kitab Kristen lainnya untuk menemukan jawaban yang jelas terhadap pertanyaan lelaki tersebut. Namun aku tidak menemukannya. Tidak ada satu ayat pun yang men-ceritakan bahwa al-Masih berkata bahwa ia adalah Allah atau anak Allah. Lelaki itu telah menjatuhkan mentalku dan menyulitkanku. Aku ditimpa sebuah bencana yang membuat dadaku sempit. Bagaimana mungkin pertanyaan seperti ini tidak pernah terlintas olehku? Lalu aku tinggalkan lelaki itu sambil menundukkan wajah. Ketika itu aku sadar bahwa aku telah berjalan jauh tanpa arah. Aku terus berusaha mencari ayat-ayat seperti ini, walau bagaimanapun rumitnya. Namun aku tetap tidak mampu, aku telah kalah. Aku pergi ke Dewan Gereja dan meminta kepada para anggota dewan agar berkumpul. Mereka menyepakatinya. Pada pertemuan tersebut aku mengabarkan kepada mereka tentang apa yang telah aku dengar. Tetapi mereka malah menyerangku dengan ucapan, "Kamu telah ditipu orang Arab. Ia hanya ingin meyesatkanmu dan memasukkan kamu ke dalam agama orang Arab." Aku katakan, "Kalau begitu, coba beri jawabannya!" Mereka membantah pertanyaan seperti itu namun tak seorang pun yang mampu memberikan jawaban. Pada hari minggu, aku harus memberikan pidato dan pelajaranku di gereja. Aku berdiri di depan orang banyak untuk memberikan wejangan. Namun aku tidak sanggup melakukannya. Sementara para hadirin merasa aneh, karena aku berdiri di hadapan mereka tanpa mengucapkan sepatah katapun. Aku kembali masuk ke dalam gereja dan meminta kepada temanku agar ia menggantikan tempatku. Aku katakan bahwa aku sedang sakit. Padahal jiwaku hancur luluh. Aku pulang ke rumah dalam keadaan bingung dan cemas. Lalu aku masuk dan duduk di sebuah ruangan kecil. Sambil menangis aku menengadahkan pandanganku ke langit seraya berdoa. Namun kepada siapa aku berdoa. Kemudian aku berdoa kepada Dzat yang aku yakini bahwa Dia adalah Allah Sang Maha Pencipta, "Ya Tuhanku... Wahai Dzat yang telah men-ciptakanku... sungguh telah tertutup semua pintu di hadapanku kecuali pintuMu... Janganlah Engkau halangi aku mengetahui kebenaran... manakah yang hak dan di manakah kebenaran? Ya Tuhanku... jangan Engkau biarkan aku dalam kebimbangan... tunjukkan kepadaku jalan yang hak dan bimbing aku ke jalan yang benar..." lantas akupun tertidur. Di dalam tidur, aku melihat diriku sedang berada di sebuah ruangan yang sangat luas. Tidak ada seorang pun di dalamnya kecuali diriku. Tiba-tiba di tengah ruangan tersebut muncul seorang lelaki. Wajah orang itu tidak begitu jelas karena kilauan cahaya yang terpancar darinya dan dari sekelilingnya. Namun aku yakin bahwa cahaya tersebut muncul dari orang tersebut. Lelaki itu memberi isyarat kepadaku dan memanggil, "Wahai Ibrahim!" Aku menoleh ingin mengetahui siapa Ibrahim, namun aku tidak menjumpai siapa pun di ruangan itu. Lelaki itu berkata, "Kamu Ibrahim... kamulah yang bernama Ibrahim. Bukankah engkau yang memohon petunjuk kepada Allah?" Aku jawab, "Benar." Ia berkata, "Lihat ke sebelah kananmu!" Maka akupun menoleh ke kanan dan ternyata di sana ada sekelompok orang yang sedang memanggul barang-barang mereka dengan mengenakan pakaian putih dan bersorban putih. Ikutilah mereka agar engkau mengetahui kebenaran!" Lanjut lelaki itu. Kemudian aku terbangun dari tidurku. Aku merasakan sebuah kegembiraan menyelimutiku. Namun aku belum juga memperoleh ketenangan ketika muncul pertanyaan, di mana gerangan kelompok yang aku lihat di dalam mimipiku itu berada. Aku bertekad untuk melanjutkannya dengan berkelana mencari sebuah kebenaran, sebagaimana ciri-ciri yang telah diisyaratkan dalam mimpiku. Aku yakin ini semua merupakan petunjuk dari Allah SWT. Kemudian aku minta cuti kerja dan mulai melakukan perjalanan panjang yang memaksaku untuk berkeliling di beberapa kota mencari dan bertanya di mana orang-orang yang memakai pakaian dan sorban putih berada. Telah panjang perjalanan dan pencarianku. Setiap aku menjumpai kaum muslimin, mereka hanya memakai celana panjang dan kopiah. Hingga akhirnya aku sampai di kota Johannesburg. Di sana aku mendatangi kantor penerima tamu milik Lembaga Muslim Afrika. Di rumah itu aku bertanya kepada pegawai penerima tamu tentang jamaah tersebut. Namun ia mengira bahwa aku seorang peminta-minta dan memberikan sejumlah uang. Aku katakan, "Bukan ini yang aku minta. Bukankah kalian mempunyai tempat ibadah yang dekat dari sini? Tolong tunjukkan masjid yang terdekat." Lalu aku mengikuti arahannya dan aku terkejut ketika melihat seorang lelaki berpakaian dan bersorban putih sedang berdiri di depan pintu. Aku sangat girang, karena ciri-cirinya sama seperti yang aku lihat dalam mimpi. Dengan hati yang berbunga-bunga, aku mendekati orang tersebut. Sebelum aku mengatakan sepatah kata, ia terlebih dahulu berkata, "Selamat datang ya Ibrahim!" Aku terperanjat mendengarnya. Ia mengetahui namaku sebelum aku memperkenalkannya. Lantas ia melanjutkan ucapan-nya, "Aku melihatmu di dalam mimpi bahwa engkau sedang mencari-cari kami. Engkau hendak mencari kebenaran? Kebenaran ada pada agama yang diridhai Allah untuk hamba-Nya yaitu Islam." Aku katakan, "Benar. Aku sedang mencari kebenaran yang telah ditunjukkan oleh lelaki bercahaya dalam mimpiku, agar aku mengikuti sekelompok orang yang berpakaian seperti busana yang engkau kenakan. Tahukah kamu siapa lelaki yang aku lihat dalam mimpiku itu?" Ia menjawab, "Dia adalah Nabi kami Muhammad, Nabi agama Islam yang benar, Rasulullah SAW." Sulit bagiku untuk mempercayai apa yang terjadi pada diriku. Namun langsung saja aku peluk dia dan aku katakan kepadanya, "Benarkah lelaki itu Rasul dan Nabi kalian yang datang menunjukiku agama yang benar?" Ia berkata, "Benar." Ia lalu menyambut kedatanganku dan memberikan ucapan selamat karena Allah telah memberiku hidayah kebenaran. Kemudian datang waktu shalat zhuhur. Ia mempersilahkanku duduk di tempat paling belakang dalam masjid dan ia pergi untuk melaksanakan shalat bersama jamaah yang lain. Aku memperhatikan kaum muslimin banyak memakai pakaian seperti yang dipakainya. Aku melihat mereka rukuk dan sujud kepada Allah. Aku berkata dalam hati, "Demi Allah, inilah agama yang benar. Aku telah membaca dalam berbagai kitab bahwa para nabi dan rasul meletakkan dahinya di atas tanah sujud kepada Allah." Setelah mereka shalat, jiwaku mulai merasa tenang dengan fenomena yang aku lihat. Aku berucap dalam hati, "Demi Allah sesungguhnya Allah SWT telah menunjukkan kepadaku agama yang benar." Seorang muslim memanggilku agar aku mengumumkan keislamanku. Lalu aku mengucapkan dua kalimat syahadat dan aku menangis sejadi-jadinya karena gembira telah mendapat hidayah dari Allah SWT. Kemudian aku tinggal bersamanya untuk mempelajari Islam dan aku pergi bersama mereka untuk melakukan safari dakwah dalam waktu beberapa lama. Mereka mengunjungi semua tempat, mengajak manusia kepada agama Islam. Aku sangat gembira ikut bersama mereka. Aku dapat belajar shalat, puasa, tahajjud, doa, kejujuran dan amanah dari mereka. Aku juga belajar dari mereka bahwa seorang muslim diperintahkan untuk menyampaikan agama Allah dan bagaimana menjadi seorang muslim yang mengajak kepada jalan Allah serta berdakwah dengan hikmah, sabar, tenang, rela berkorban dan berwajah ceria. Setelah beberapa bulan kemudian, aku kembali ke kotaku. Ternyata keluarga dan teman-temanku sedang mencari-cariku. Namun ketika melihat aku kembali memakai pakaian Islami, mereka mengingkarinya dan Dewan Gereja meminta kepadaku agar diadakan sidang darurat. Pada pertemuan itu mereka mencelaku karena aku telah meninggalkan agama keluarga dan nenek moyang kami. Mereka berkata kepadaku, "Sungguh kamu telah tersesat dan tertipu dengan agama orang Arab." Aku katakan, "Tidak ada seorang pun yang telah menipu dan menyesatkanku. Sesungguhnya Rasulullah Muhammad SAW datang kepadaku dalam mimpi untuk menunjukkan kebenaran dan agama yang benar yaitu agama Islam. Bukan agama orang Arab sebagaimana yang kalian katakan. Aku mengajak kalian kepada jalan yang benar dan memeluk Islam." Mereka semua terdiam. Kemudian mereka mencoba cara lain, yaitu membujukku dengan memberikan harta, kekuasaan dan pangkat. Mereka berkata, "Sesungguhnya Vatikan me-mintamu untuk tinggal bersama mereka selama enam bulan untuk menyerahkan uang panjar pembelian rumah dan mobil baru untukmu serta memberimu kenaikan gaji dan pangkat tertinggi di gereja." Semua tawaran tersebut aku tolak dan aku katakan kepada mereka, "Apakah kalian akan menyesatkanku setelah Allah memberiku hidayah? Demi Allah aku takkan pernah melakukannya walaupun kalian memenggal leherku." Kemudian aku menasehati mereka dan kembali mengajak mereka ke agama Islam. Maka masuk Islamlah dua orang dari kalangan pendeta. Alhamdulillah, Setelah melihat tekadku tersebut, mereka menarik semua derajat dan pangkatku. Aku merasa senang dengan itu semua, bahkan tadinya aku ingin agar penarikan itu segera dilakukan. Kemudian aku mengembalikan semua harta dan tugasku kepada mereka dan akupun pergi meninggalkan mereka,” Sily mengakhiri kisahnya. Kisah masuk Islam Ibrahim Sily yang ia ceritakan sendiri kepadaku di kantorku, disaksikan oleh Abdul Khaliq sekretaris kantor Rabithah Afrika dan dua orang lainnya. Pendeta sily sekarang dipanggil dengan Da’i Ibrahim Sily berasal dari kabilah Kuza Afrika Selatan. Aku mengundang pendeta Ibrahim -maaf- Da’i Ibrahim Sily makan siang di rumahku dan aku laksanakan apa yang diwajibkan dalam agamaku yaitu memuliakannya, kemudian ia pun pamit. Setelah pertemuan itu aku pergi ke Makkah al-Mukarramah untuk melaksanakan suatu tugas. Waktu itu kami sudah mendekati persiapan seminar Ilmu Syar'i I yang akan diadakan di kota Cape Town. Lalu aku kembali ke Afrika Selatan tepatnya ke kota Cape Town. Ketika aku berada di kantor yang telah disiapkan untuk kami di Ma'had Arqam, Dai Ibrahim Sily mendatangiku. Aku langsung mengenalnya dan aku ucapkan salam untuknya dan bertanya, "Apa yang kamu lakukan disini wahai Ibrahim.?" Ia menjawab, "Aku sedang mengunjungi tempat-tempat di Afrika Selatan untuk berdakwah kepada Allah. Aku ingin mengeluarkan masyarakat negeriku dari api neraka, mengeluarkan mereka dari jalan yang gelap ke jalan yang terang dengan memasukkan mereka ke dalam agama Islam." Setelah Ibrahim selesai mengisahkan kepada kami bahwa perhatiannya sekarang hanya tertumpah untuk dakwah kepada agama Allah, ia meninggalkan kami menuju suatu daerah... medan dakwah yang penuh dengan pengorbanan di jalan Allah. Aku perhatikan wajahnya berubah dan pakaiannya bersinar. Aku heran ia tidak meminta bantuan dan tidak menjulurkan tangannya meminta sumbangan. Aku merasakan ada yang mengalir di pipiku yang membangkitkan perasaan aneh. Perasaan ini seakan-akan berbicara kepadaku, "Kalian manusia yang mempermainkan dakwah, ti-dakkah kalian perhatikan para mujahid di jalan Allah!" Benar wahai sudaraku. Kami telah tertinggal... kami berjalan lamban... kami telah tertipu dengan kehidupan dunia, sementara orang-orang yang seperti Da’i Ibrahim Sily, Da’i berbangsa Spanyol Ahmad Sa'id berkorban, berjihad dan bertempur demi menyampaikan agama ini. Ya Rabb rahmatilah kami.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8986266858089176029-2124554005323160154?l=beritasyam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://beritasyam.blogspot.com/feeds/2124554005323160154/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8986266858089176029&amp;postID=2124554005323160154&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8986266858089176029/posts/default/2124554005323160154'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8986266858089176029/posts/default/2124554005323160154'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://beritasyam.blogspot.com/2008/09/pendeta-itu-akhirnya-jadi-dai.html' title='PENDETA ITU AKHIRNYA JADI DA&apos;I'/><author><name>Baloenk</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00529059212712496667</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_33dtconMLZA/SKqEx-1a8mI/AAAAAAAAABo/r9GKe_bDQ88/S220/S2020015.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8986266858089176029.post-8816929555446259652</id><published>2008-09-14T21:47:00.000-07:00</published><updated>2008-09-14T21:50:17.419-07:00</updated><title type='text'>Muhammad Sagheer: Penjara Guantanamo Sudah Hancurkan Kehidupan Saya</title><content type='html'>Muhammad Sagheer, 54, sedang bersama Jamaah Tabligh yang memberi ceramah di utara Afghanistan, ketika Taliban jatuh oleh invasi AS. Ia kemudian ditangkap tentara lokal dan diserahkan ke militer AS. Oleh tentara AS, ia lalu dikirim ke kamp tahanan Guantanamo dan menghabiskan satu tahun di penjara yang penuh kekejaman dan kekerasan itu. Ketika ia dibebaskan dan pulang ke rumahnya, ia menyaksikan kondisi keluarganya yang sangat menyedihkan. Kehidupannyapun jadi hancur berantakan.&lt;br /&gt;Sebelum ditangkap dan dikirim ke Guantanamo, Sagheer berbisnis di bidang penggergajian kayu untuk menghidupi isteri dan empat anak laki-lakinya. Ketika ia ditangkap dan dikirim ke kamp penjara Guantanamo, tak satupun anggota keluarganya yang tahu di mana ia berada. Hingga satu tahun kemudian ia kembali ke rumahnya di sebuah desa di pegunungan wilayah North-West Frontier Province (NWFP)-perbatasan negara Pakistan dan Afghanistan, situasinya tidak lagi sama.&lt;br /&gt;"Di dua atau tiga bulan pertama setelah saya dibebaskan, saya tidak menyadari apapun, tapi kemudian saya sadar bahwa anak-anak laki-laki saya sudah meminjam banyak uang untuk melacak keberadaan saya selama ini," ujar Sagheer mengawali kisah penderitaannya pada situs harian The News, yang terbit di Pakistan, Selasa (12/9).&lt;br /&gt;Duduk di lantai rumahnya yang kecil, ditemani anak-anak dan kerabatnya, Sagheer mengatakan, keluarganya berhutang lebih dari 1.500.000 Rupee atau sekitar 25.000 dollar AS untuk membayar orang yang diamanahkan keluarganya untuk mencari Sagheer di Afghanistan.&lt;br /&gt;Untuk membayar hutangnya, Sagheer dipaksa untuk menjual tanah miliknya yang tak seberapa luas, serta sebuah rumahnya. Itupun belum mampu melunasi hutangnya, dan si pemberi utang menginginkan sisa hutang Sagheer segera dibayar.&lt;br /&gt;"Situasinya menjadi buruk karena para pemberi pinjaman meminta uangnya kembali. Saya tidak punya apa-apa lagi kecuali rumah ini. Kalau saya menjualnya, saya tidak punya tempat berteduh," keluh Sagheer sambil memangku salah seorang anak lelakinya yang mengalami keterbelakangan mental, Samsul Haq, 7 tahun.&lt;br /&gt;Apa yang dialami keluarga Sagheer memang sangat menyedihkan. Belum lagi lepas dari lilitan hutang, rumahnya yang memiliki empat kamar hancur akibat gempa bumi hebat yang melanda Pakistan Utara, bulan Oktober lalu. Begitupula dengan bengkel tempatnya bekerja, satu-satunya sumber penghasilan bagi keluarganya.&lt;br /&gt;"Sekarang saya tidak punya pekerjaan. Kalau saya tidak bisa menemukan jalan keluar, saya akan jual rumah, membayar hutang-hutang saya dan pindah ke kota untuk mencari pekerjaan. Ini akan sangat berat bagi anak-anak saya. Mereka sangat tertekan, tapi saya tidak punya pilihan," sambung Sagheer. Sejak ia ditangkap dan dibuang ke kamp penjara Guantanamo, anak-anak Sagheer berhenti sekolah karena tak ada biaya.&lt;br /&gt;Sagheer adalah tahanan asal Pakistan pertama yang dibebaskan dari kamp penjara Guantanamo oleh militer AS, pada akhir tahun 2002 lalu. Ia ditangkap karena dituding sebagai anggota Al-Qaidah. Sagheer mengatakan dia tidak punya hubungan dengan Al-Qaidah, meski ia mendukung Taliban.&lt;br /&gt;"Mereka orang-orang baik karena berjuang untuk agama. Tapi saya tidak bisa mengatakan sesuatu tentang Usamah bin Ladin...dia orang Arab. Apa yang bisa saya katakan?" imbuh Sagheer.&lt;br /&gt;Ia mengatakan, selama berada di kamp penjara di Afghanistan dan Guantanamo, ia mengalami banyak penyiksaan. "Ketika saya kembali, kesehatan saya masih bagus. Tapi sekarang makin melemah karena semua tekanan hidup ini. Apa yang akan terjadi pada saya besok, hanya Allah Maha Besar yang tahu," ujarnya pasrah.&lt;br /&gt;Atas penahanannya yang sewenang-wenang, Sagheer sudah mengajukan tuntutan hukum terhadap pemerintah Pakistan dan AS, dengan tuntutan ganti rugi sebesar 10,4 juta dollar. Ia berharap pengadilan akan berpihak padanya dan ia mendapatkan uang kompensasi tersebut. (ln/TheNews).. (sumber : www.Hidayatullah.com)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8986266858089176029-8816929555446259652?l=beritasyam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://beritasyam.blogspot.com/feeds/8816929555446259652/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8986266858089176029&amp;postID=8816929555446259652&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8986266858089176029/posts/default/8816929555446259652'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8986266858089176029/posts/default/8816929555446259652'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://beritasyam.blogspot.com/2008/09/muhammad-sagheer-penjara-guantanamo.html' title='Muhammad Sagheer: Penjara Guantanamo Sudah Hancurkan Kehidupan Saya'/><author><name>Baloenk</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00529059212712496667</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_33dtconMLZA/SKqEx-1a8mI/AAAAAAAAABo/r9GKe_bDQ88/S220/S2020015.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8986266858089176029.post-5146685991931748176</id><published>2008-09-11T20:22:00.000-07:00</published><updated>2008-09-11T20:25:20.111-07:00</updated><title type='text'>Sambut Ramadan, Angelina Sondakh Jadi Mualaf</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_33dtconMLZA/SMng60AbgAI/AAAAAAAAACI/qXR8lW0RMgY/s1600-h/untitled+as.bmp"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5244970542047133698" style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 10px 10px; CURSOR: hand" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_33dtconMLZA/SMng60AbgAI/AAAAAAAAACI/qXR8lW0RMgY/s320/untitled+as.bmp" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Katagori : &lt;a href="http://swaramuslim.com/islam/weblog.php?id=C0_48_4"&gt;Muslim Convert News&lt;/a&gt;Oleh : &lt;a href="http://swaramuslim.net/" target="_blank"&gt;Redaksi&lt;/a&gt; 04 Sep 2008 - 5:30 am &lt;a href="http://swaramuslim.com/islam/comments.php?id=5548_0_4_0_C"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Puteri Indonesia 2001 yang kini menjabat sebagai anggota DPR, Angelina Sondakh ikut menjalani puasa karena ia sudah jadi mualaf. Hal itu disampaikan guru mengaji Angie, Habib Abdurrahman Assegaf."Dia masuk Islam tapi masih disembunyikan dari keluarga," ujar Habib Abdurrahman saat berbincang dengan detikhot di Perumahan Witanaharja, Pamulang, Tangerang, Banten, Selasa (2/9/2008) malam.Dilanjutkan Habib Abdurrahman, Angie pasti akan bicara ke keluarganya soal dirinya sudah jadi mualaf. Namun kekasih Adjie Massaid itu menunggu waktu yang tepat."Ya seperti Iga Mawarni yang menyembunyikan Islamnya sampai tiga tahun dari keluarga," tutur pria yang menjadi guru mengaji sejumlah artis itu. Dalam mempelajari Islam, menurut Habib Abdurrahman, Angie berbeda dengan artis-artis lainnya. Jika sebagian besar artis yang menjadi muridnya belajar dengan datang ke rumahnya tidak demikian dengan perempuan asal Manado itu. "Biasanya kita ketemu di luar," ungkap Habib Abdurrahman yang juga jadi guru mengaji Kristina itu.Sayangnya ketika ditanya kapan persisnya Angie masuk Islam, Habib Abdurrahman enggan memberi tahu. Ia juga mengaku lupa saat ditanya kapan Angie mulai mempelajari Islam. (eny/eny/detikhot)Angelina Sondakh Belajar Islam Sejak Dekat Adjie MassaidGuru spiritual Angelina Sondakh mengakui kalau Puteri Indonesia 2001 itu mempelajari agama Islam. Angie belajar Islam persisnya sejak kenal dekat dengan kekasihnya Adjie Massaid."Angie belajar tentang Islam sejak dekat dengan Adjie dan ingin dekat dengan anak-anak Adjie," ujar sang guru spiritual Ustad Agus Abubakar Arsal saat ditemui di kediamannya di kawasan Jati Melati, Kampung Sawah no.39, Jatiwarna, Bekasi, Jawa Barat, Jumat (22/8/2008).Keinginan Anggie tersebut ditambahkan sang ustad karena anggota DPR itu juga ingin membantu anak-anak kekasihnya ketika belajar. "Untuk itu ia mungkin juga merasa perlu belajar agama," jelas Ustad Agus Abubakar.Angie yang belajar agama Islam menurut Ustad Agus adalah sesuatu hal yang wajar. Apalagi jika perempuan 30 tahun itu ingin menikah dengan Adjie, tentunya ia sudah harus jadi muslim.Perempuan asal Manado itu memang belajar Islam setelah pacaran dengan Adjie. Namun menurut Ustad Agus Abubakar keinginan Angie tersebut bukan karena dorongan kekasihnya."Ia selalu menegaskan tidak ada hubungannya dengan Adjie. Jika kelak memang berjodoh, itu berarti pilihan Angie untuk memeluk agama Islam," urai pria lulusan Ilmu Filsafat Universitas Indonesia itu. (eny/eny/detik) &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8986266858089176029-5146685991931748176?l=beritasyam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://beritasyam.blogspot.com/feeds/5146685991931748176/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8986266858089176029&amp;postID=5146685991931748176&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8986266858089176029/posts/default/5146685991931748176'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8986266858089176029/posts/default/5146685991931748176'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://beritasyam.blogspot.com/2008/09/sambut-ramadan-angelina-sondakh-jadi.html' title='Sambut Ramadan, Angelina Sondakh Jadi Mualaf'/><author><name>Baloenk</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00529059212712496667</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_33dtconMLZA/SKqEx-1a8mI/AAAAAAAAABo/r9GKe_bDQ88/S220/S2020015.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_33dtconMLZA/SMng60AbgAI/AAAAAAAAACI/qXR8lW0RMgY/s72-c/untitled+as.bmp' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8986266858089176029.post-4558556086421246971</id><published>2008-09-11T18:44:00.000-07:00</published><updated>2008-09-11T18:50:27.603-07:00</updated><title type='text'>MASJIDIL HARAM MASA DEPAN</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_33dtconMLZA/SMnKQ26ZmkI/AAAAAAAAACA/8SEW7z8yqgE/s1600-h/New+Mecca.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5244945632016833090" style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 10px 10px; CURSOR: hand" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_33dtconMLZA/SMnKQ26ZmkI/AAAAAAAAACA/8SEW7z8yqgE/s320/New+Mecca.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Berikut ada kiriman gambar dari teman mengenai rencana renovasi Masjidil Haram.....Apa yang ada dalam benak Anda ?&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8986266858089176029-4558556086421246971?l=beritasyam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://beritasyam.blogspot.com/feeds/4558556086421246971/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8986266858089176029&amp;postID=4558556086421246971&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8986266858089176029/posts/default/4558556086421246971'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8986266858089176029/posts/default/4558556086421246971'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://beritasyam.blogspot.com/2008/09/masjidil-haram-masa-depan.html' title='MASJIDIL HARAM MASA DEPAN'/><author><name>Baloenk</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00529059212712496667</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_33dtconMLZA/SKqEx-1a8mI/AAAAAAAAABo/r9GKe_bDQ88/S220/S2020015.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_33dtconMLZA/SMnKQ26ZmkI/AAAAAAAAACA/8SEW7z8yqgE/s72-c/New+Mecca.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8986266858089176029.post-5604543570637854291</id><published>2008-09-08T17:51:00.000-07:00</published><updated>2008-09-08T17:53:41.104-07:00</updated><title type='text'>ATLAS PENCIPTAAN</title><content type='html'>PENGANTAR&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Charles Darwin&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;150 tahun yang lalu, Charles Darwin, seorang ilmuwan alam dari Inggris, mengajukan sebuah teori yang didasarkan pada berbagai pengamatan yang ia lakukan selama perjalanannya, namun yang tidak dapat disokong oleh temuan-temuan ilmiah sesudahnya. Pada intinya, teori evolusi Darwin terdiri atas beragam skenario, asumsi, dan penyimpulan (konjektur) yang dilamunkan olehnya dalam angan-angannya.&lt;br /&gt;Mikroskop lensa tunggal yang digunakan Darwin mengungkapkan alat-alat teknologi yang terbatas dan belum berkembang di masa itu.&lt;br /&gt;Menurut skenario evolusinya, zat-zat mati bersatu secara kebetulan untuk membangkitkan sel hidup pertama. Tidak pelak lagi bahwa pernyataan ini sangat tidak cermat dan sesuatu yang tidak bisa diperkuat oleh petunjuk atau temuan ilmiah. Kemudian, menurut mitos itu, wujud kehidupan bersel tunggal ini pelan-pelan-dan lagi-lagi secara kebetulan-berubah menjadi spesies mikroba hidup pertama-dengan kata lain, berevolusi. Menurut kesalahkaprahan evolusi ini, semua bentuk kehidupan di Bumi, dari bakteri hingga manusia, muncul sebagai hasil proses khayali sedemikian.&lt;br /&gt;Pernyataan Darwin tentulah didasarkan tidak atas petunjuk atau temuan ilmiah. Namun, karena pemahaman ilmiah dan peralatan teknologi yang tersedia saat itu boleh dikatakan masih sederhana, makna sepenuhnya pendapat Darwin yang ganjil dan tidak realistis itu tak sepenuhnya jelas terpampang. Dalam keadaan seperti itu, skenario Darwin mendapat pengakuan umum dari sejumlah besar kalangan. Landasan teori evolusi Darwin adalah materialisme. Karena itu, tidak perlu waktu lama bagi teorinya untuk dianut para materialis. Karena menolak fakta penciptaan, kalangan materialis membuta dalam merengkuh teori evolusi, bahkan menyatakan bahwa teori itulah yang diyakini sebagai dasar ilmiah dari pandangan dunia mereka.&lt;br /&gt;Dengan melakukan sejumlah besar penelitian dan penyelidikan serta membangun lingkungan buatan di laboratorium-laboratorium, mereka mencoba menghadirkan temuan-temuan yang akan menguatkan teori Darwin. Akan tetapi, setiap keping penelitian dan setiap temuan baru yang mereka peroleh hanyalah menyusun petunjuk yang membantah alih-alih menegaskan teori. Ilmu pengetahuan dan teknologi membuat kemajuan pesat sejak awal abad ke-20 dan membantah teori evolusi. Semua cabang ilmiah yang berkaitan dengan pokok itu-seperti mikrobiologi, biomatematika, biologi sel, biokimia, genetika, anatomi, fisiologi, antropologi, dan paleontologi-menyingkapkan tak terhitung bukti yang semuanya melemahkan teori evolusi.&lt;br /&gt;Salah satu temuan besar yang membantah teori evolusi adalah rekaman fosil, yang engungkapkan bahwa struktur spesies-spesies hidup tetap tak berubah selamapuluhan juta tahun. Dalam foto dalah seekor serangga yang hidup di masa kita dan fosilnya yang berumur 50 juta tahun. Spesies ini, yang tetap sama setelah 50 jutatahun, membantah evolusi.&lt;br /&gt;Fosil salamander berumur 125 juta tahun dan mitra masa kininya&lt;br /&gt;Pakis telah memertahankan struktur yang sama sejak hari diciptakan. Pakis yang tetap sama selama kira-kira 300 juta tahun adalah sepotong petunjuk yang menguatkan ketidaksahihan teori evolusi.&lt;br /&gt;Rekaman fosil mungkin merupakan petunjuk terpenting yang meruntuhkan pernyataan-pernyataan teori evolusi. Fosil-fosil mengungkapkan bahwa bentuk-bentuk kehidupan di Bumi tidak pernah mengalami bahkan secuil pun perubahan dan tidak pernah saling berkembang ke satu sama lain. Dengan meneliti rekaman fosil, kita mengetahui bahwa mahluk-mahluk hidup saat ini persis sama dengan mahluk-mahluk hidup jutaan tahun silam-dengan kata lain, mereka tidak pernah mengalami evolusi. Bahkan selama zaman-zaman paling kuno, bentuk-bentuk kehidupan muncul mendadak beserta segenap struktur rumitnya-dengan ciri-ciri sempurna dan unggul, sebagaimana keturunannya hari ini. Ini menunjukkan satu fakta tak terbantahkan. Mahluk-mahluk hidup tidak muncul lewat proses khayali evolusi. Semua mahluk hidup yang pernah ada di Bumi diciptakan oleh Allah. Fakta penciptaan ini tersingkap sekali lagi dalam jejak-jejak yang ditinggalkan oleh mahluk-mahluk hidup yang tanpa cela. Buku ini akan memberikan Anda bukan hanya informasi tentang apa itu fosil dan di mana serta bagaimana ditemukan, namun juga penelitian lebih dalam beragam spesimen fosil yang jutaan tahun umurnya dan tetap mampu menyerukan, “Kami tidak pernah mengalami evolusi; kami diciptakan. ” Fosil-fosil yang dibahas dan diuraikan di buku ini hanya sebagian kecil contoh dari ratusan juta spesimen yang membuktikan fakta penciptaan. Dan bahkan sedikit contoh ini sudah cukup membuktikan bahwa teori evolusi itu kebohongan dan tipuan besar dalam sejarah ilmu pengetahuan.&lt;br /&gt;APAKAH FOSIL ITU?&lt;br /&gt;FOSIL KODOK BERUMUR 280 JUTA TAHUNTidak ada perbedaan antarakodok ini, yang hidup 280juta tahun silam, dan yanghidup hari ini.&lt;br /&gt;1.Umumnya, setelah kematiansuatu organisme hidup,pertama-tama jaringan lunakmenjadi rusak dan membusuk.Lalu, bagian-bagian kerasseperti tulang dan gigibertahan. Penguburan harusterhadap cukup cepat untukmencegah kerusakan tulang.&lt;br /&gt;2. Setelah waktu yang lama,tulang menjadi terkubur dibawah lapisan-lapisan dasarendapan dan di situlah sisa-sisamahluk hidup menjadimembatu.&lt;br /&gt;3.Seraya tanah di atasnyaperlahan-lahan terkikis, lapisanbatuan tempat fosil terbentukmulai muncul ke permukaan.&lt;br /&gt;4. Fosil yang mencapai permukaanmuncul sendiri atau ditemukanoleh para ahli palentologi selamapenyelidikan mereka.&lt;br /&gt;Menurut definisi terluasnya, fosil adalah sisa mahluk hidup yang hidup dulu sekali dan masih ada hingga hari ini karena terawetkan oleh keadaan alam. Fosil-fosil yang sampai kepada kita adalah bagian-bagian tubuh suatu organisme, atau sisa-sisa yang ditinggalkan saat mahluk hidup terkait masih hidup (yang terakhir ini disebut fosil jejak). Fosil terbentuk ketika binatang atau tumbuhan mati terawetkan sebelum sempat membusuk sempurna, lalu menjadi bagian dari batuan endapan Bumi. Agar proses pemfosilan berlangsung, binatang atau tumbuhan harus cepat-cepat terkubur-biasanya dengan cara dibungkus lapisan lempung. Secara umum, hal itu diikuti oleh proses kimiawi, dengan mana pengawetan terjamin lewat cara perubahan mineral yang terjadi pada jaringan-jaringan asli.&lt;br /&gt;Fosil adalah petunjuk terpenting rincian kehidupan prasejarah. Dari berbagai kawasan dunia, ratusan juta fosil telah diperoleh dan semuanya memberikan sebuah jendela untuk melihat sejarah dan struktur kehidupan di Bumi. Jutaan fosil menandakan bahwa spesies-spesies muncul mendadak, terbentuk sempurna dan beserta struktur rumitnya, dan tidak mengalami perubahan apapun selama jutaan tahun setelah itu. Inilah bukti penting bahwa kehidupan dimunculkan dari ketiadaan-dengan kata lain, kehidupan itu diciptakan. Spesimen-spesimen fosil yang dinyatakan para evolusionis sebagai “fosil antara” sedikit jumlahnya dan ketidaksahihannya telah dibuktikan secara ilmiah. Pada saat yang sama, sebagian spesimen yang digambarkan sebagai fosil antara telah terungkap sebagai pemalsuan, menunjukkan bahwa para Darwinisdemikian berputus asa sampai-sampai berpaling ke penipuan.&lt;br /&gt;Fosil kepiting yang hidup antara 38 dan23 juta tahun silam.&lt;br /&gt;Selama 150 tahun terakhir atau lebih, fosil-fosil hasil penggalian yang dilakukan di seluruh dunia membuktikan bahwa ikan itu selalu dulunya ikan, serangga itu selalu dulunya serangga, burung selalu burung, dan reptil selalu reptil. Tidak satu fosil pun yang menunjukkan suatu peralihan di antara spesies-spesies mahluk hidup-misalnya, dari ikan ke amfibi, atau dari reptil ke burung. Pendeknya, rekaman fosil telak-telak menghancurkan pernyataan dasar teori evolusi bahwa spesies-spesies turun dari satu sama lain melalui perubahan-perubahan selama masa waktu yang panjang.&lt;br /&gt;Di samping informasi tentang bentuk kehidupan, fosil juga memberikan data penting tentang sejarah planet, seperti cara gerakan lempeng benua mengubah permukaan Bumi dan jenis perubahan iklim yang terjadi di masa silam.&lt;br /&gt;Fosil pohon birk dari ZamanPaleosen (65,5 hingga 55 juta tahun silam) yangditemukan di Montana adalahfosil tiga dimensi.&lt;br /&gt;Fosil telah menarik minat para peneliti sejak zaman Yunani Kuno, walau penelitian fosil sebagai cabang ilmu tersendiri baru dimulai di pertengahan abad ke-17. Ini diikuti oleh karya-karya peneliti Robert Hooke (pengarang Micrographia di tahun 1665 dan Discource of Earthquakes di tahun 1668) dan Niels Stensen (yang lebih terkenal sebagai Nicolai Steno). Pada saat Hooke dan Steno melakukan penyelidikan mereka, kebanyakan pemikir tidak memercayai bahwa fosil sebenarnya sisa mahluk hidup yang pernah hadir di masa lalu. Di tengah perdebatan tentang apakah fosil itu benar-benar sisa mahluk hidup ada ketakmampuan menjelaskan letak fosil ditemukan secara geologis. Fosil sering ditemukan di daerah pegunungan, dan pada saat itu, mustahil menjelaskan cara seekor ikan, misalnya, memfosil di lapisan batuan yang demikian tinggi dari permukaan laut. Sebagaimana pernah disarankan oleh Leonardo Da Vinci, Steno bersikukuh bahwa permukaan laut telah menurun selama perjalanan sejarah. Hooke, di sisi lain, mengatakan bahwa pegunungan terbentuk sebagai akibat pemanasan di dalam Bumi dan gempa di lempeng-lempeng benua.&lt;br /&gt;Seorang peneliti fosil sedang bekerja di Formasi Ediacaradi Australia.&lt;br /&gt;Setelah uraian-uraian Hooke dan Steno, yang menjelaskan bahwa fosil sebenarnya adalah sisa mahluk hidup yang hidup di masa lampau, geologi berkembang selama abad ke-18 dan 19, lalu pengumpulan dan penelitian fosil mulai berubah menjadi sebuah cabang ilmu pengetahuan. Prinsip-prinsip yang diletakkan Steno diikuti dalam pengelompokan dan penafsiran fosil. Mulai abad ke-18, perkembangan dunia pertambangan dan meningkatnya pembangunan rel kereta api memungkinkan penyelidikan yang lebih luas dan terinci mengenai apa yang terkubur di bawah permukaan tanah.&lt;br /&gt;Geologi modern menyingkapkan bahwa kerak Bumi terdiri atas ruas-ruas besar yang disebut dengan “lempeng, ” yang bergerak melintas permukaan bola dunia, mengusung benua dan membentuk samudera. Semakin besar gerakan lempeng, semakin banyak perubahan dalam geografi Bumi. Untaian pegunungan adalah hasil tumbukan antara lempeng-lempeng raksasa. Perubahan dan tonjolan dalam geografi Bumi yang terjadi selama jangka waktu yang panjang juga menunjukkan bahwa lapisan-lapisan yang saat ini menyusun bagian-bagian pegunungan suatu saat berada di bawah permukaan air.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bintang laut berumur antara 443 dan 490 tahun inimengungkapkan bahwa bintang laut tetap sama selamaratusan juta tahun dan tidak berevolusi.&lt;br /&gt;SEMUT BERSAYAP YANG HIDUPANTARA 20 HINGGA 15 JUTATAHUN SILAMFosil-fosil yang terperangkap dalamdamar oleh pengerasan getah jugamembantah teori evolusi.&lt;br /&gt;Udang yang hidup 250 juta dan 70juta tahun silam sama dengan yanghidup di zaman kita. Udang yangtetap tak berubah selama jutaantahun menunjukkan bahwa evolusitidak pernah terjadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Temuan-temuan fosil mengungkapkan bahwa mahluk-mahluk khayalan dalam gambar-gambar ini tidak pernah ada. Mahlukmahluk hidup lainnya muncul mendadak dalam rekaman fosil, lengkap dengan semua ciri-cirinya, dan sepanjang hidupmereka, spesies-spesies ini tidak mengalami perubahan apapun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para Darwinis menyatakan bahwa dengan mengalami perubahan-perubahan kecil, mahluk-mahluk hidup berevolusi dari satu spesies ke spesies lainnya selama jutaan tahun. Menurut pernyataan yang dibantah temuan-temuan ilmiah ini, ikan beralihrupa ke amfibi, dan reptil beralihrupake burung. Proses yang disebut alihrupa ini, yang dikatakan berlangsung jutaan tahun, seharusnya meninggalkan sangat banyak petunjuk dalam rekaman fosil. Dengan kata lain, selama penelitian mereka yang sungguh-sungguh selama seratus tahun terakhir, para penelitian seharusnya menyingkap banyak mahluk hidup amat ganjil seperti setengah ikan setengah kadal, setengah laba-laba setengah lalat atau setengah kadal setengah burung. Akan tetapi, sekalipun hampir setiap lapisan Bumi telah digali, tidak satu juga fosil telah ditemukan yang dapat dipakai para Darwinissebagai petunjuk dari yang mereka sebut peralihan.Di sisi lain, ada tak terhadap fosil yang menunjukkan bahwa laba-laba selalu laba-laba, lalat selalu lalat, ikan selalu ikan, buaya selalu buaya, kelinci selalu kelinci dan burung selalu burung. Ratusan juta fosil jelas-jelas menunjukkan bahwa mahluk-mahluk hidup tidak mengalami evolusi, namun diciptakan. Ratusan juta fosil membuktikan bahwa mahluk-mahluk hidup tidak berevolusi, melainkan diciptakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1- Dalam foto adalah seekor trilobit yang hidup di zaman Ordovisi (490 hingga 443 juta tahun silam) dan seekor gastopoda dari zaman Silur (443 hingga 417 juta tahun silam). Dari fosil-fosil ini, kita dapat menduga bahwa lapisan batuan tempatnya berada berumur kirakira 442 hingga 448 juta tahun.&lt;br /&gt;2-Fosil-fosil yang digunakan untuk menentukan tanggal formasi batuan disebut fosil indeks. Sebagian besar spesies ini adalah yang hidup hanya di zaman tertentu, tersebar luas dan mudah dikenali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penelitian-penelitian geologi menunjukkan bahwa lapisan-lapisan Bumi bergerak dan pegununganpegununganterbentuk sebagai akibat gerakan dan tumbukan lempeng-lempeng tektonik besar.Dalam gambar di atas, sejarah formasi Himalaya dilukiskan. Ketika kawasan India mulai bergerakke arah Euroasia kira-kira 145 juta tahun silam, lantai samudera tergelosor ke bawah Euroasia.Bergabungnya India dengan Euroasia menyebabkan lapisan-lapisan lantai samudera terperangkapdi antara kedua benua dan pada gilirannya, menjadi terdesak ke atas, menghasilkan timbulnyapegunungan Himalaya masa kini.&lt;br /&gt;Lewat cara inilah fosil-fosil yang terlihat dalam lapisan batu tampil sebagai salah satu cara utama mendapatkan informasi tentang beraneka zaman sejarah Bumi. Informasi geologis menunjukkan bahwa sisa-sisa mahluk hidup yang setelah mati terawetkan dalam endapan -alias fosil-muncul di lapisan batu yang tergelar selama masa waktu yang sangat panjang. Sebagian batuan tempat fosil ditemukan berasal dari masa ratusan juta tahun.&lt;br /&gt;Selama kajian-kajian itu, teramati juga bahwa spesies fosil tertentu hanya ditemukan di lapisan dan jenis tertentu batuan. Lapisan batuan yang berurutan tampak mengandung kelompok khas fosil yang boleh dianggap sebagai “tandatangan” bagi lapisan itu. “Fosil tandatangan” ini dapat beragam; sesuai dengan waktu, zaman, atau daerah. Misalnya, dua keadaan lingkungan dan jenis endapan yang berbeda-ambil contoh dasar danau kuno dan gugus karang-dapat ditemukan di lapisan penyimpan fosil yang sama yang berasal dari zaman geologi yang sama. Sebaliknya, orang dapat menemukan fosil “tandatangan" yang sama pada dua lapisan batuan yang terpisah berkilo-kilometer jauhnya. Dari informasi yang disampaikan oleh sisa-sisa ini, para ilmuwan menentukan kerangka waktu zaman geologi yang masih kita pakai hari ini. .... &lt;strong&gt;selanjutnya dapat dibaca &lt;/strong&gt;&lt;a href="http://www.harunyahya.com/indo/buku/atlas/atlas_01.html"&gt;&lt;strong&gt;disini&lt;/strong&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8986266858089176029-5604543570637854291?l=beritasyam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://beritasyam.blogspot.com/feeds/5604543570637854291/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8986266858089176029&amp;postID=5604543570637854291&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8986266858089176029/posts/default/5604543570637854291'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8986266858089176029/posts/default/5604543570637854291'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://beritasyam.blogspot.com/2008/09/atlas-penciptaan.html' title='ATLAS PENCIPTAAN'/><author><name>Baloenk</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00529059212712496667</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_33dtconMLZA/SKqEx-1a8mI/AAAAAAAAABo/r9GKe_bDQ88/S220/S2020015.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8986266858089176029.post-3772577831715462623</id><published>2008-09-01T19:51:00.001-07:00</published><updated>2008-09-01T19:51:56.974-07:00</updated><title type='text'>Keutamaan Bersiwak</title><content type='html'>Rabu, 2007 Desember 26&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Termasuk sunnah yang paling sering dan yang paling senang dilakukan oleh Rosululloh Shallallâhu ‘alaihi wasallam adalah bersiwak. Siwak merupakan pekerjaan yang ringan namun memiliki faedah yang banyak baik bersifat keduniaan yaitu berupa kebersihan mulut, sehat dan putihnya gigi, menghilangkan bau mulut, dan lain-lain, maupun faedah-faedah yang bersifat akhirat, yaitu ittiba’ kepada Nabi Shallallâhu ‘alaihi wasallam dan mendapatkan keridhoan dari Alloh Subhanahu wa Ta’ala.Sebagaimana sabda Rosululloh Shallallâhu ‘alaihi wasallam, yang artinya: “Siwak merupakan kebersihan bagi mulut dan keridhoan bagi Rob”. (HR: Ahmad, irwaul golil no 66 [shohih]). (Syarhul mumti’ 1/120 dan taisir ‘alam 1/62)Oleh karena itu Rosululloh Shallallâhu ‘alaihi wasallam begitu bersemangat melakukannya dan sangat ingin agar umatnya pun melakukan sebagaimana yang dia lakukan, hingga beliau bersabda, yang artinya: “Kalau bukan karena akan memberatkan umatku maka akan kuperintahkan mereka untuk bersiwak setiap akan wudlu”. (HR: Bukhori dan Muslim, irwaul golil no 70)Dan yang artinya: “Kalau bukan karena akan memberatkan umatku maka akan kuperintahkan mereka untuk bersiwak setiap akan sholat”. (HR: Bukhori dan Muslim, irwaul golil no 70)Ibnu Daqiqil ‘Ied menjelaskan sebab sangat dianjurkannya bersiwak ketika akan sholat, beliau berkata: “Rahasianya yaitu bahwasanya kita diperintahkan agar dalam setiap keadaan ketika bertaqorrub kepada Alloh, kita senantiasa dalam keadaan yang sempurna dan dalam keadaan bersih untuk menampakkan mulianya ibadah”. Dikatakan bahwa perkara ini (bersiwak ketika akan sholat) berhubungan dengan malaikat karena mereka terganggu dengan bau yang tidak enak. Berkata Imam As-Shon’ani : “Dan tidaklah jauh (jika dikatakan) bahwasanya rahasianya adalah digabungkannya dua perkara yang telah disebutkan (di atas) sesuai dengan hadits yang diriwayatkan oleh Imam Muslim dari hadits Jabir, yang artinya: “Barang siapa yang makan bawang putih atau bawang merah atau bawang bakung maka janganlah dia mendekati mesjid kami. Sesungguhnya malaikat terganggu dengan apa-apa yang bani Adam tergaanggu dengannya” (Taisir ‘alam 1/63)Dan ternyata Rosululloh Shallallâhu ‘alaihi wasallam tidak hanya bersiwak ketika akan sholat saja, bahkan beliau juga bersiwak dalam berbagai keadaan. Diantaranya ketika dia masuk kedalam rumah… Telah meriwayatkan Syuraih bin Hani, beliau berkata, yang artinya: ”Aku bertanya kepada ‘Aisyah: “Apa yang dilakukan pertama kali oleh Rosululloh jika dia memasuki rumahnya?” Beliau menjawab :”Bersiwak”. (HR: Muslim, irwaul golil no 72)Atau ketika bangun malam…Dari Hudzaifah ibnul Yaman, dia berkata, yang artinya: “Adalah Rosululloh jika bangun dari malam dia mencuci dan menggosok mulutnya dengan siwak”. (HR: Bukhori)Bahkan dalam setiap keadaan pun boleh bagi kita untuk bersiwak. Sesuai dengan hadits di atas. Dalam hadits ini Rosululloh Shallallâhu ‘alaihi wasallam memutlakkannya dan tidak mengkhususkannya pada waktu-waktu tertentu. Oleh karena itu siwak boleh dilakukan setiap waktu (Syarhul mumti’ 1/120, fiqhul islami wa adillatuhu 1/300), sehingga tidak disyaratkan hanya bersiwak ketika mulut dalam keadaan kotor (Syarhul mumti’ 1/125).Rosululloh Shallallâhu ‘alaihi wasallam sangat bersemangat ketika bersiwak, sehingga sampai keluar bunyi dari mulut beliau seakan-akan beliau muntah. Dari Abu Musa Al-Asy’ari berkata, yang artinya: “Aku mendatangi Nabi Shallallâhu ‘alaihi wasallam dan dia sedang bersiwak dengan siwak yang basah. Dan ujung siwak pada lidahnya dan dia sambil berkata “Uh- uh”. Dan siwak berada pada mulutnya seakan-akan beliau muntah“. (HR: Bukhori dan Muslim)Dan yang lebih menunjukan akan besarnya perhatian beliau dengan siwak yaitu bahwasanya diakhir hayat beliau, beliau masih menyempatkan diri untuk bersiwak sebagaimana dalam hadits ‘Aisyah, yang artinya: Dari ‘Aisyah berkata: Abdurrohman bin Abu Bakar As-Sidik y menemui Nabi Shallallâhu ‘alaihi wasallam dan Nabi Shallallâhu ‘alaihi wasallam bersandar di dadaku. Abdurrohman y membawa siwak yang basah yang dia gunakan untuk bersiwak. Dan Rosululloh Shallallâhu ‘alaihi wasallam memandang siwak tersebut (dengan pandangan yang lama). Maka aku pun lalu mengambil siwak itu dan menggigitnya (untuk dibersihkan-pent) lalu aku membaguskannya kemudian aku berikan siwak tersebut kepada Rosululloh, maka beliaupun bersiwak dengannya. Dan tidaklah pernah aku melihat Rosululloh bersiwak yang lebih baik dari itu. Dan setelah Rosululloh selesai dari bersiwak dia pun mengangkat tangannya atau jarinya lalu berkata : فِي الرَّفِيْقِ الأَعْلَىBeliau mengatakannya tiga kali. Kemudian beliau wafat.Dalam riwayat lain ‘Aisyah berkata, yang artinya: “Aku melihat Rosululloh memandang siwak tersebut, maka akupun tahu bahwa beliau menyukainya, lalu aku berkata: ‘Aku ambilkan siwak tersebut untuk engkau?” Maka Rosululloh mengisyaratkan dengan kepalanya (mengangguk-pent) yaitu tanda setuju.“ (HR: Bukhori dan Muslim)Oleh karena itu berkata sebagian ulama: “Telah sepakat para ulama bahwasanya bersiwak adalah sunnah muakkadah karena anjuran Rosululloh Shallallâhu ‘alaihi wasallam dan kesenantiasaan beliau melakukannya dan kecintaan beliau serta ajakan beliau kepada siwak tersebut.” (fiqhul islami wa adillatuhu 1/300)(Sumber Rujukan: Syarhul Mumti’ ‘ala zadil mustaqni’ jilid 1, karya Syaikh Muhammad Utsaimin; Irwaul Golil jilid 1, karya Syaikh Al-Albani; Taisirul ‘Alam jilid 1, Karya Syaikh Ali Bassam; Fiqhul Islami wa adillatuhu jilid 1, karya Doktor Wahbah Az-Zuhaili)&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Diposting oleh abdullah indra di &lt;/em&gt;&lt;a class="timestamp-link" title="permanent link" href="http://karqun.blogspot.com/2007/12/keutamaan-bersiwak.html" rel="bookmark"&gt;&lt;em&gt;03:54&lt;/em&gt;&lt;/a&gt; &lt;a title="Edit Posting" href="http://www.blogger.com/post-edit.g?blogID=8509666015937189355&amp;amp;postID=1953578797704693285"&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8986266858089176029-3772577831715462623?l=beritasyam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://beritasyam.blogspot.com/feeds/3772577831715462623/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8986266858089176029&amp;postID=3772577831715462623&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8986266858089176029/posts/default/3772577831715462623'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8986266858089176029/posts/default/3772577831715462623'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://beritasyam.blogspot.com/2008/09/keutamaan-bersiwak.html' title='Keutamaan Bersiwak'/><author><name>Baloenk</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00529059212712496667</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_33dtconMLZA/SKqEx-1a8mI/AAAAAAAAABo/r9GKe_bDQ88/S220/S2020015.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8986266858089176029.post-7963778643367007019</id><published>2008-08-28T00:25:00.000-07:00</published><updated>2008-08-28T00:27:43.499-07:00</updated><title type='text'>Hijab (Tabir/Purdah) Isteri-Isteri Nabi SAW</title><content type='html'>Anas bin Malik ra. berkata, 'Pertama kali ayat tentang hijab diturunkan adalah ketika Rasulullah SAW menikahi Zainab binti jahsy. Pada pagi hari Rasulullah SAW menikahi Zainab beliau mengundang orang-orang lalu mereka makan dan kemudian pergi. Sekelompok orang masih tinggal bersama Nabi. Mereka tetap di sana untuk waktu yang lama. Rasulullah SAW bangkit dan aku pergi bersamanya hingga kami sampai di pintu ruangan 'Aisyah. Ketika beliau duga orang-orang itu mereka telah pergi, beliau kembali dan aku kembali bersamanya dan mereka ternyata sudah pergi. Maka beliau memasang tabir antara aku dan beliau lalu turunlah ayat tentang hijab,"Hai orang-orang yang beriman! janganlah kamu memasuki rumah Nabi kecuali kamu diizinkan makan dengan tidak menunggu-nunggu waktu masak (makanannya), tetapi jika kamu diundang, maka masuklah dan jika kamu selesai makan keluarlah kamu tanpa asyik memperpanjang percakapan. sesungguhnya yang demikian itu akan mengganggu Nabi, lalu Nabi malu kepadamu (untuk menyuruhmu keluar). (QS. 33:53)Dan aku berumur 15 tahun pada waktu itu.Menurut ibnu Abbas, Ayat tentang hijab istri-istri Rasulullah SAW diturunkan ketika Umar ra. sedang makan bersama Nabi SAW. lalu tangannya menyentuh tangan salah seorang istri Nabi SAW, maka ayat tentang hijab diturunkan. Orang-orang bertanya kepada Zuhri, "Siapakah yang biasa mengunjungi para istri Nabi?" Dia menjawab, "Setiap orang yang mempunyai hubungan keturunan atau sesusuan yang menghalangi pernikahan". Ditanyakan, "Bagaimana dengan orang-orang lain?" Dia menjawab, "Mereka harus menyelubungi diri dari mereka. Mereka harus berbicara dari balik tabir. Dan tabirnya hanya selapis". Pernah juga Ummu Salamah dan Maimunah sedang bersama Nabi SAW, tiba-tiba lbnu Ummi Maktum masuk. Peristiwa itu terjadi setelah hijab diturunkan. Nabi SAW berkata kepada istri-istrinya, "Selubungilah diri kalian darinya." lstrinya bertanya, "Ya Rasulullah SAW, bukankah dia buta?" Beliau SAW menjawab, "Apakah kalian juga buta? Tidakkah kalian melihatnya?"&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Posted by azharjaafar&lt;/em&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8986266858089176029-7963778643367007019?l=beritasyam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://beritasyam.blogspot.com/feeds/7963778643367007019/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8986266858089176029&amp;postID=7963778643367007019&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8986266858089176029/posts/default/7963778643367007019'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8986266858089176029/posts/default/7963778643367007019'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://beritasyam.blogspot.com/2008/08/hijab-tabirpurdah-isteri-isteri-nabi.html' title='Hijab (Tabir/Purdah) Isteri-Isteri Nabi SAW'/><author><name>Baloenk</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00529059212712496667</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_33dtconMLZA/SKqEx-1a8mI/AAAAAAAAABo/r9GKe_bDQ88/S220/S2020015.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8986266858089176029.post-5430103039314636320</id><published>2008-08-20T23:47:00.000-07:00</published><updated>2008-08-20T23:50:55.167-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sejarah'/><title type='text'>Kisah Kehidupan Nabi Muhammad SAW dan Para Sahabatnya</title><content type='html'>&lt;em&gt;Dan orang-orang yang terdahulu; yang mula-mula dari orang-orang “Muhajirin” dan “Ansar” (berhijrah dan memberi bantuan), dan orang-orang yang menurut (jejak langkah) mereka dengan kebaikan (iman dan taat), Allah reda kepada mereka dan mereka pula reda kepada Nya, serta Dia menyediakan untuk mereka syurga-syurga yang mengalir di bawahnya beberapa sungai, mereka kekal di dalamnya selama-lamanya; itulah kemenangan yang besar. (Surah At-Taubah, Ayat 100)&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;a name="1235607290223453976"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://azharjaafar.blogspot.com/2008/08/sifat-sifat-nabi-muhammad-saw.html"&gt;Sifat-Sifat Nabi Muhammad SAW&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Fizikal NabiTelah dikeluarkan oleh Ya'kub bin Sufyan Al-Faswi dari Al-Hasan bin Ali ra. katanya: Pernah aku menanyai pamanku (dari sebelah ibu) Hind bin Abu Halah, dan aku tahu baginda memang sangat pandai mensifatkan perilaku Rasulullah SAW, padahal aku ingin sekali untuk disifatkan kepadaku sesuatu dari sifat beliau yang dapat aku mencontohinya, maka dia berkata: Adalah Rasulullah SAW itu seorang yang agung yang senantiasa diagungkan, wajahnya berseri-seri layak bulan di malam purnamanya, tingginya cukup tidak terialu ketara, juga tidak terlalu pendek, dadanya bidang, rambutnya selalu rapi antara lurus dan bergelombang, dan memanjang hingga ke tepi telinganya, lebat, warnanya hitam, dahinya luas, alisnya lentik halus terpisah di antara keduanya, yang bila baginda marah kelihatannya seperti bercantum, hidungnya mancung, kelihatan memancar cahaya ke atasnya, janggutnya lebat, kedua belah matanya hitam, kedua pipinya lembut dan halus, mulutnya tebal, giginya putih bersih dan jarang-jarang, di dadanya tumbuh bulu-bulu yang halus, tengkuknya memanjang, berbentuk sederhana, berbadan besar lagi tegap, rata antara perutnya dan dadanya, luas dadanya, lebar antara kedua bahunya, tulang belakangnya besar, kulitnya bersih, antara dadanya dan pusatnya dipenuhi oleh bulu-bulu yang halus, pada kedua teteknya dan perutnya bersih dari bulu, sedang pada kedua lengannya dan bahunya dan di atas dadanya berbulu pula, lengannya panjang, telapak tangannya lebar, halus tulangnya, jari telapak kedua tangan dan kakinya tebal berisi daging, panjang ujung jarinya, rongga telapak kakinya tidak menyentuh tanah apabila baginda berjalan, dan telapak kakinya lembut serta licin tidak ada lipatan, tinggi seolah-olah air sedang memancar daripadanya, bila diangkat kakinya diangkatnya dengan lembut (tidak seperti jalannya orang menyombongkan diri), melangkah satu-satu dan perlahan-lahan, langkahnya panjang-panjang seperti orang yang melangkah atas jurang, bila menoleh dengan semua badannya, pandangannya sering ke bumi, kelihatan baginda lebih banyak melihat ke arah bumi daripada melihat ke atas langit, jarang baginda memerhatikan sesuatu dengan terlalu lama, selalu berjalan beriringan dengan sahabat-sahabatnya, selalu memulakan salam kepada siapa yang ditemuinya.Kebiasaan NabiKataku pula: Sifatkanlah kepadaku mengenai kebiasaannya!Jawab pamanku: Adalah Rasulullah SAW itu kelihatannya seperti orang yang selalu bersedih, senantiasa banyak berfikir, tidak pernah beristirshat panjang, tidak berbicara bila tidak ada keperluan, banyak diamnya, memulakan bicara dan menghabiskannya dengan sepenuh mulutnva, kata-katanya penuh mutiara mauti manikam, satu-satu kalimatnya, tidak berlebih-lebihan atau berkurang-kurangan, lemah lembut tidak terlalu kasar atau menghina diri, senantiasa membesarkan nikmat walaupun kecil, tidak pernah mencela nikmat apa pun atau terlalu memujinya, tiada seorang dapat meredakan marahnya, apabila sesuatu dari kebenaran dihinakan sehingga dia dapat membelanya.Dalam riwayat lain, dikatakan bahwa baginda menjadi marah kerana sesuatu urusan dunia atau apa-apa yang bertalian dengannya, tetapi apabila baginda melihat kebenaran itu dihinakan, tiada seorang yang dapat melebihi marahnya, sehingga baginda dapat membela kerananya. Baginda tidak pernah marah untuk dirinya, atau membela sesuatu untuk kepentingan dirinya, bila mengisyarat diisyaratkan dengan semua telapak tangannya, dan bila baginda merasa takjub dibalikkan telapak tangannya, dan bila berbicara dikumpulkan tangannya dengan menumpukan telapak tangannya yang kanan pada ibu jari tangan kirinya, dan bila baginda marah baginda terus berpaling dari arah yang menyebabkan ia marah, dan bila baginda gembira dipejamkan matanya, kebanyakan ketawanya ialah dengan tersenyum, dan bila baginda ketawa, baginda ketawa seperti embun yang dingin.Berkata Al-Hasan lagi: Semua sifat-sifat ini aku simpan dalam diriku lama juga. Kemudian aku berbicara mengenainya kepada Al-Husain bin Ali, dan aku dapati ianya sudah terlebih dahulu menanyakan pamanku tentang apa yang aku tanyakan itu. Dan dia juga telah menanyakan ayahku (Ali bin Abu Thalib ra.) tentang cara keluar baginda dan masuk baginda, tentang cara duduknya, malah tentang segala sesuatu mengenai Rasulullah SAW itu.Rumah NabiBerkata Al-Hasan ra. lagi: Aku juga pernah menanyakan ayahku tentang masuknya Rasulullah SAW lalu dia menjawab: Masuknya ke dalam rumahnya bila sudah diizinkan khusus baginya, dan apabila baginda berada di dalam rumahnya dibagikan masanya tiga bagian. Satu bagian khusus untuk Allah ta'ala, satu bagian untuk isteri-isterinya, dan satu bagian lagi untuk dirinya sendiri. Kemudian dijadikan bagian untuk dirinya itu terpenuh dengan urusan di antaranya dengan manusia, dihabiskan waktunya itu untuk melayani semua orang yang awam maupun yang khusus, tiada seorang pun dibedakan dari yang lain.Di antara tabiatnya ketika melayani ummat, baginda selalu memberikan perhatiannya kepada orang-orang yang terutama untuk dididiknya, dilayani mereka menurut kelebihan diri masing-masing dalam agama. Ada yang keperluannya satu ada yang dua, dan ada yang lebih dari itu, maka baginda akan duduk dengan mereka dan melayani semua urusan mereka yang berkaitan dengan diri mereka sendiri dan kepentingan ummat secara umum, coba menunjuki mereka apa yang perlu dan memberitahu mereka apa yang patut dilakukan untuk kepentingan semua orang dengan mengingatkan pula: "Hendaklah siapa yang hadir menyampaikan kepada siapa yang tidak hadir. Jangan lupa menyampaikan kepadaku keperluan orang yang tidak dapat menyampaikannya sendiri, sebab sesiapa yang menyampaikan keperluan orang yang tidak dapat menyampaikan keperluannya sendiri kepada seorang penguasa, niscaya Allah SWT akan menetapkan kedua tumitnya di hari kiamat", tiada disebutkan di situ hanya hal-hal yang seumpama itu saja.Baginda tidak menerima dari bicara yang lain kecuali sesuatu untuk maslahat ummatnya. Mereka datang kepadanya sebagai orang-orang yang berziarah, namun mereka tiada meninggalkan tempat melainkan dengan berisi. Dalam riwayat lain mereka tiada berpisah melainkan sesudah mengumpul banyak faedah, dan mereka keluar dari majelisnya sebagai orang yang ahli dalam hal-ihwal agamanya.Luaran NabiBerkata Al-Hasan r.a. lagi: Kemudian saya bertanya tentang keadaannya di luar, dan apa yang dibuatnya? Jawabnya: Adalah Rasulullah SAW ketika di luar, senantiasa mengunci lidahnya, kecuali jika memang ada kepentingan untuk ummatnya. Baginda selalu beramah-tamah kepada mereka, dan tidak kasar dalam bicaranya. Baginda senantiasa memuliakan ketua setiap suku dan kaum dan meletakkan masing-masing di tempatnya yang layak. Kadang-kadang baginda mengingatkan orang ramai, tetapi baginda senantiasa menjaga hati mereka agar tidak dinampakkan pada mereka selain mukanya yang manis dan akhlaknya yang mulia. Baginda selalu menanyakan sahabat-sahabatnya bila mereka tidak datang, dan selalu bertanyakan berita orang ramai dan apa yang ditanggunginya. Mana yang baik dipuji dan dianjurkan, dan mana yang buruk dicela dan dicegahkan.Baginda senantiasa bersikap pertengahan dalam segala perkara, tidak banyak membantah, tidak pernah lalai supaya mereka juga tidak suka lalai atau menyeleweng, semua perkaranya baik dan terjaga, tidak pernah meremehkan atau menyeleweng dari kebenaran, orang-orang yang senantiasa mendampinginya ialah orang-orang paling baik kelakuannya, yang dipandang utama di sampingnya, yang paling banyak dapat memberi nasihat, yang paling tinggi kedudukannya, yang paling bersedia untuk berkorban dan membantu dalam apa keadaan sekalipun.Majlis NabiBerkata Al-Hasan ra. lagi: Saya lalu bertanya pula tentang majelis Nabi SAW dan bagaimana caranya ? Jawabnya: Bahwa Rasulullah SAW tidak duduk dalam sesuatu majelis, atau bangun daripadanya, melainkan baginda berzikir kepada Allah SWT baginda tidak pernah memilih tempat yang tertentu, dan melarang orang meminta ditempatkan di suatu tempat yang tertentu. Apabila baginda sampai kepada sesuatu tempat, di situlah baginda duduk sehingga selesai majelis itu dan baginda menyuruh membuat seperti itu. Bila berhadapan dengan orang ramai diberikan pandangannya kepada semua orang dengan sama rata, sehingga orang-orang yang berada di majelisnya itu merasa tiada seorang pun yang diberikan penghormatan lebih darinya. Bila ada orang yang datang kepadanya kerana sesuatu keperluan, atau sesuatu masliahat, baginda terus melayaninya dengan penuh kesabaran hinggalah orang itu bangun dan kembali.Baginda tidak pemah menghampakan orang yang meminta daripadanya sesuatu keperluan, jika ada diberikan kepadanya, dan jika tidak ada dijawabnya dengan kata-kata yang tidak mengecewakan hatinya. Budipekertinya sangat baik, dan perilakunya sungguh bijak. Baginda dianggap semua orang seperti ayah, dan mereka dipandang di sisinya semuanya sama dalam hal kebenaran, tidak berat sebelah. Majelisnya semuanya ramah-tamah, segan-silu, sabar menunggu, amanah, tidak pemah terdengar suara yang tinggi, tidak dibuat padanya segala yang dilarangi, tidak disebut yang jijik dan buruk, semua orang sama kecuali dengan kelebihan taqwa, semuanya merendah diri, yang tua dihormati yang muda, dan yang muda dirahmati yang tua, yang perlu selalu diutamakan, yang asing selalu didahulukan.Berkata Al-Hasan ra. lagi: Saya pun lalu menanyakan tentang kelakuan Rasulullah SAW pada orang-orang yang selalu duduk-duduk bersama-sama dengannya? Jawabnya: Adalah Rasulullah SAW selalu periang orangnya, pekertinya mudah dilayan, seialu berlemah-lembut, tidak keras atau bengis, tidak kasar atau suka berteriak-teriak, kata-katanya tidak kotor, tidak banyak bergurau atau beromong kosong segera melupakan apa yang tiada disukainya, tidak pernah mengecewakan orang yang berharap kepadanya, tidak suka menjadikan orang berputus asa. Sangat jelas dalam perilakunya tiga perkara yang berikut. Baginda tidak suka mencela orang dan memburukkannya. Baginda tidak suka mencari-cari keaiban orang dan tidak berbicara mengenai seseorang kecuali yang mendatangkan faedah dan menghasilkan pahala.Apabila baginda berbicara, semua orang yang berada dalam majelisnya memperhatikannya dengan tekun seolah-olah burung sedang tertengger di atas kepala mereka. Bila baginda berhenti berbicara, mereka baru mula berbicara, dan bila dia berbicara pula, semua mereka berdiam seribu basa. Mereka tidak pernah bertengkar di hadapannya. Baginda tertawa bila dilihatnya mereka tertawa, dan baginda merasa takjub bila mereka merasa takjub. Baginda selalu bersabar bila didatangi orang badwi yang seringkali bersifat kasar dan suka mendesak ketika meminta sesuatu daripadanya tanpa mahu mengalah atau menunggu, sehingga terkadang para sahabatnya merasa jengkel dan kurang senang, tetapi baginda tetap menyabarkan mereka dengan berkata: "Jika kamu dapati seseorang yang perlu datang, hendaklah kamu menolongnya dan jangan menghardiknya!". Baginda juga tidak mengharapkan pujian daripada siapa yang ditolongnya, dan kalau mereka mau memujinya pun, baginda tidak menggalakkan untuk berbuat begitu. Baginda tidak pernah memotong bicara sesiapa pun sehingga orang itu habis berbicara, lalu barulah baginda berbicara, atau baginda menjauh dari tempat itu.Diamnya NabiBerkata Al-Hasan r.a. lagi: Saya pun menanyakan pula tentang diamnya, bagaimana pula keadaannya? Jawabnya: Diam Rasulullah SAW bergantung kepada mempertimbangkan empat hal, yaitu: Kerana adab sopan santun, kerana berhati-hati, kerana mempertimbangkan sesuatu di antara manusia, dan kerana bertafakkur. Adapun sebab pertimbangannya ialah kerana persamaannya dalam pandangan dan pendengaran di antara manusia. Adapun tentang tafakkurnya ialah pada apa yang kekal dan yang binasa. Dan terkumpul pula dalam peribadinya sifat-sifat kesantunan dan kesabaran. Tidak ada sesuatu yang boleh menyebabkan dia menjadi marah, ataupun menjadikannya membenci. Dan terkumpul dalam peribadinya sifat berhati-hati dalam empat perkara, iaitu: Suka membuat yang baik-baik dan melaksanakannya untuk kepentingan ummat dalam hal-ehwal mereka yang berkaitan dengan dunia mahupun akhirat, agar dapat dicontohi oleh yang lain. Baginda meninggalkan yang buruk, agar dijauhi dan tidak dibuat oleh yang lain. Bersungguh-sungguh mencari jalan yang baik untuk maslahat ummatnya, dan melakukan apa yang dapat mendatangkan manfaat buat ummatnya, baik buat dunia ataupun buat akhirat.(Nukilan Thabarani - Majma'uz-Zawa'id 8:275)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8986266858089176029-5430103039314636320?l=beritasyam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://beritasyam.blogspot.com/feeds/5430103039314636320/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8986266858089176029&amp;postID=5430103039314636320&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8986266858089176029/posts/default/5430103039314636320'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8986266858089176029/posts/default/5430103039314636320'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://beritasyam.blogspot.com/2008/08/kisah-kehidupan-nabi-muhammad-saw-dan.html' title='Kisah Kehidupan Nabi Muhammad SAW dan Para Sahabatnya'/><author><name>Baloenk</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00529059212712496667</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_33dtconMLZA/SKqEx-1a8mI/AAAAAAAAABo/r9GKe_bDQ88/S220/S2020015.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8986266858089176029.post-6399340219646830894</id><published>2008-08-14T01:24:00.001-07:00</published><updated>2008-08-14T01:29:09.721-07:00</updated><title type='text'>Perjalanan Seorang Salik (1)</title><content type='html'>Sunday, December 09, 2007&lt;br /&gt;&lt;a name="2135692240517913306"&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp2.blogger.com/_mfM9Me61260/R2B1dB5gWVI/AAAAAAAAAEc/FXiXNugIi3M/s1600-h/Dieke.jpg"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp2.blogger.com/_mfM9Me61260/R1zykB5gWUI/AAAAAAAAAEU/1WJz78RCDHo/s1600-h/kaaba-door.gif"&gt;&lt;/a&gt;Melbourne, Ahad Shubuh, 9 Desember 2007.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendar sinar mentari masih redup tertutup awan tipis. Seolah jemari surya enggan menyingkap tabir waktu di ujung fajar. Kelopak baru kehidupan mulai mekar menebar pesona di sebuah pagi di pucuk bulan Desember. Cicit burung masih terdengar satu dua di atas atap dan dahan pepohonan di sekitar masjid Westall seakan menyapa hangat kumpulan hamba yang sedang mengais ridlo-Nya. Pengajian bakda Shubuh terasa berbeda dibanding hari biasanya. Jamaah Shalat Tahajjud dan Shalat Shubuh nampak lebih semarak memakmurkan rumah Allah yang suci ini dibanding hari Ahad lainnya. Saat itu aku hitung sekitar 35 orang menghadiri kegiatan yang telah berlangsung sejak tahun 2004 ini. Alhamdulillah, gumamku. Atas pertolongan Allah pula, pengajian fajar ini terus saja berlangsung. Semoga hanya keikhlasan untuk mencari ridlo-Nya lah yang bisa mendorong kami memakmurkan perut dan jiwa masjid.&lt;br /&gt;Di pagi itu, ada pemandangan lain yang menyita perhatianku. Mataku tertumbuk pada sosok kurus yang berkerudungkan sorban Arafat. Janggutnya panjang memutih dan air mukanya menampakkan kebahagiaan batin seorang Muslim. Aku taksir usianya sekitar 50 tahunan. Dia duduk bersilah di baris sebelah kiriku. Mukanya tertunduk dan nampak tekun mendengarkan uraian mengenai kematian yang diambil dari Kitab "Tanbîh al-Ghâfilîn" karya seorang ulama sufi abad ke 10 dari Samarkand, Abu Layts. Agar jamaah yang lain tahu siapa yang baru hadir dalam pertemuan itu, aku meminta Pak Ayman memperkenalkan “anggota baru” ini kepada para jama’ah. Pak Ayman memperkenalkan bahwa kawannya ini bernama Rijal, yang biasa disapa Dieke asal Bandung.&lt;br /&gt;Selepas pengajian, aku mencoba mendekatinya dan bertanya tentang ihwalnya. Aku salami dia dan memperkenalkan diriku. Kemudian dia memperkenalkan dirinya dengan nama Dieke Rijal. Tapi saat itu dia sudah memiliki nama “Islamnya”, yakni Muhammad Rijali. Ada kebahagiaan ketika dia menceritakan siapa dirinya, terutama ketika dia tak henti-hentinya bersyukur atas kesembuhan yang dia peroleh. Dia bercerita tentang penyakit kanker limpa yang dideritanya selama hampir setengah tahun lamanya semenjak Januari 2007. Asal muasalnya, menurut dia, penyakitnya itu baru diketahui ketika dia melakukan olah raga sit-up. Ketika dia sedang melakukan gerakan sit-up, tiba-tiba dia merasakan kram pada perutnya yang luar biasa. Seorang kawannya, Indra, menduga bahwa hal itu terjadi karena Dieke kurang melakukan pemanasan sebelum bersit-up. Tak dinyana dan tak diduga, ketika Dieke pergi ke dokter, dokter mendiagnosa adanya kanker limpa yang berbahaya. Mendengar hal itu, Dieke hanya pasrah meski dia tak percaya dengan apa yang dia dengar itu.&lt;br /&gt;Selang beberapa lama kemudian dia merasakan tubuhnya semakin lemas dan semakin kurus. Ada rasa sakit yang menusuk di dalam perutnya yang terus menerus menghujam. Dokter memutuskan agar Dieke harus menjalankan operasi penyembuhan kanker. Selama sakitnya, Dieke telah menjalani tiga kali operasi dan beberapa terapi kimia dan nuklir untuk penyembuhan kanker yang dideritanya. Ntah tak terhitung berapa banyak injeksi obat dan treatment kimiawi yang bertubi-tubi bersarang di tubuhnya ketika dia merasakan sakit yang luar biasa itu. Dalam bulan ke enam, dia merasakan bahwa badannya sudah tak kuat lagi menopang penyakit yang dideritanya. Dalam pikirannya sang malaikat maut seolah sudah teramat dekat hendak menjemput ruhnya ke alam baka. Lintas kepasrahan membawakan rasa rindu kepada tanah kelahirannya. Dia hanya berharap bahwa dia bisa menghembuskan nafas terakhirnya dan dikubur di tanah kelahirannya, Indonesia. Cinta tanah air bagi seorang perantau puluhan tahun semacam Dieke adalah bukti bahwa ikatan emosional seseorang dengan kampung halamannya adalah nyata.&lt;br /&gt;Dia memutuskan untuk pulang ke Indonesia meskipun dalam keadaan sakit dan harus ditopang kursi roda sekalipun. Dia sudah pasrah bahwa dalam benaknya kematian adalah yang terdekat dari segala sesuatu. Tiada jalan yang akan ditempuh dalam lorong hidup ini kecuali berakhir pada terminal hakiki, yakni maut. Dia berfikir bahwa kepulangannya ke Indonesia hanyalah untuk mengantarkan nyawa seorang pendosa. Di Jakarta dia bertemu sahabat lamanya, Bangun Sugito alias Gito Rollies, mantan penyanyi rok terkenal di Indonesia yang sudah bertobat. Gito menyarankan agar dia meminum jinten hitam dan madu. Gito bilang bahwa jinten hitam atau dalam bahasa Arabnya "khabbah sauda" adalah obat dari segala penyakit, apalagi kalau dicampur dengan madu. Dieke mengikuti saran Gito yang saat itu juga lagi menderita kanker getah bening. Mukjizat itupun terjadi. Hanya dalam waktu tiga minggu, Dieke merasa ada perobahan setelah meminum cairan khabbah sauda dan madu. Tubuhnya kembali normal dan dia bisa tegak berdiri dan berjalan. Padahal sebelumnya kaki dan tangan kanannya sempat lumpuh total. Hanya Allah saja yang tahu mengapa Dia memberikan kesembuhan atas penyakitnya itu. Dieke merasa bahwa Allah masih memberinya waktu untuk menebus semua dosa-dosanya yang terlah menggunung. Ketika dia merasa bahwa kondisi tubuhnya kian membaik, Dieke balik lagi ke Melbourne. Ketika berjumpa dengan dokter langgangannya, doktertersebut terheran-heran dengan kondisi kesehatannya yang maju pesat. Namun Dieke tak ingin bercerita tentang khabbah sauda dan madu sebagai media penyembuh penyakitnya. Dia khawatir kalau dokter di Melbourne tidak pernah akan mudah percaya terhadap terapi itu.&lt;br /&gt;*****&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp2.blogger.com/_mfM9Me61260/R2B1dB5gWVI/AAAAAAAAAEc/FXiXNugIi3M/s1600-h/Dieke.jpg"&gt;&lt;/a&gt;Aku semakin ingin tahu tentang hal ikhwal dia. Di sela-sela pembicaraannya yang sarat nasihat hidup. Dia membuka kisah hidupnya yang berawal ketika dia baru berusia 21 tahun. Di saat usia belia itu, dia sudah memutuskan untuk berhijrah seorang diri ke Negeri Kanguru pada pertengahan tahun 1973. Kota yang dipilihnya adalah kota Melbourne. Dia menggunakan visa turis untuk datang ke Australia dari Jakarta. Kedatangan dia sebenarnya bukan untuk menjadi turis. Dia hanya ingin tinggal di Australia dan menikmati kebebasan sebagai anak muda yang mencari petualangan hidup dan pendefinisian jati diri. Merasa betah di Australia, Diekepun tinggal berlama-lama. Tak terasa visa turis pun habis masa berlakunya. Meskipun demikian, dia tak ingin pulang ke Indonesia, bahkan ingin menikmati status sebagai penghuni kharam. Akibatnya, selama beberapa tahun dia berkeliaran menjadi "buron" imigrasi di Melbourne. Sepandai pandai tikus bersembunyi, akhirnya bertemu gebuk dan perangkap. Pihak imigrasi Melbourne berhasil menangkapnya di awal tahun 1986. Ketika akan dideportasi, dia masih ingat kata-kata yang dia lontarkan kepada petugas imigrasi, “I will come back!”. Si petugas bilang, “Do it if you can!”.&lt;br /&gt;Janji Dieke terbukti bahwa selang setahun berikutnya, dia datang lagi ke Melbourne dengan paspor baru sekaligus nama baru. Dieke pun melenggang masuk sebagai turis untuk kali kedua. Lagi-lagi dia ingin berlama-lama menikmati udara bebas di negeri kanguru tanpa peduli terhadap dokumen resmi perjalananya. Akibatnya, nasib sial terpaksa dia alami lagi untuk kali kedua sebagai konsekuensi menjadi pendatang kharam. Selang beberapa lama kemudian, Dieke pun tertangkap lagi oleh petugas imigrasi dan dideportasi ke Jakarta. Lagi-lagi Dieke berujar kepada petugas imigrasi yang sudah mengenalinya, “I will be back!!”. Si petugas dengan tak acuh menjawab, “Do it if you can!”.&lt;a href="http://suparto.blogspot.com/2007/12/perjalanan-seorang-salik-2.html"&gt;BERSAMBUNG... &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Melbourne, 10 desember 2007&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8986266858089176029-6399340219646830894?l=beritasyam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://beritasyam.blogspot.com/feeds/6399340219646830894/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8986266858089176029&amp;postID=6399340219646830894&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8986266858089176029/posts/default/6399340219646830894'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8986266858089176029/posts/default/6399340219646830894'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://beritasyam.blogspot.com/2008/08/perjalanan-seorang-salik-1.html' title='Perjalanan Seorang Salik (1)'/><author><name>Baloenk</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00529059212712496667</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_33dtconMLZA/SKqEx-1a8mI/AAAAAAAAABo/r9GKe_bDQ88/S220/S2020015.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8986266858089176029.post-8336968155286197743</id><published>2008-08-14T01:19:00.000-07:00</published><updated>2008-08-14T01:21:40.076-07:00</updated><title type='text'>Perjalanan Seorang Salik (2)</title><content type='html'>Monday, December 10, 2007&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp0.blogger.com/_mfM9Me61260/R2B10h5gWWI/AAAAAAAAAEk/nKWx24XKqag/s1600-h/Ayman-dieke.jpg"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Dieke yang berjiwa berandal, bandel dan pantang menyerah terus saja mencoba untuk kembali lagi ke tanah kebebasan, Australia. Dengan ide lamanya, dia pun tak kapok untuk membuat paspor baru dengan nama baru yang lain untuk mendapatkan visa turis. Anehnya, pada waktu itu, dia masih saja dihadiahi visa untuk datang ke Benua Kanguru ini. Pada kali ketiga ini dia juga datang sebagai turis. Untuk “menyelamatkan” nasibnya agar tidak lagi ditangkap oleh petugas imigrasi, dia menikahi seorang perempuan bule non-Muslim. Karena tidak ada pekerjaan yang dirasakan cocok dengan jiwanya, Dieke nekat bekerja menantang nyawa sebagai pengedar obat terlarang disamping pemain bas pada sebuah band “Happiness” yang dibentuknya bersama beberapa kawan sesama “druggist” lainnya. Yah, “happiness”, sebuah kata yang mewakili impian kaum “druggist” dan pemuja kebebasan di tanah rantau; kebebasan dan kebahagiaan semu yang hanya gemerlap bak embun pagi yang mudah menguap di kala mentari membiaskan hangatnya.&lt;br /&gt;Untuk menjaga pasokan heroin dan obat kharam lainnya, dia terbiasa melakukan perjalanan ke berbagai kota tambang emas bagi kaum pemadat, semisal Nepal atau Bangkok. Dalam satu tahun dia terbiasa melakukan perjalanan dua atau tiga kali sesuai dengan prinsip “supply and demand” dalam dunia pasar. Selama hamper 30 tahun dia bergelut dengan dunia kelam itu. Dunia yang dipandangnya sebagai sensasi kebahagiaan. Tiada hari tanpa drug dan tiada hari tanpa jual menjual barang laknat itu. Pekerjaan kharam ini dia jalani dengan sepenuh hati dan dedikasi. Dia mengakui bahwa dia tak berfikir tentang dosa dan Tuhan. Yang ada dalam pikirannya adalah mendapatkan duit banyak dan atmosphere berfoya-foya tanpa lelah.&lt;br /&gt;Dia masih ingat di tahun 1996, kali pertama dia berinisiatif membuat grup musik “Happiness”. Dia yang memiliki talenta musik merekrut beberapa kawan “seperjuangannya” untuk mengikuti lomba band di Melbourne. Kebetulan saat itu grup “happiness” menjadi juara. Kemenangan grup musiknya merupakan babak baru dalam sejarah kehidupan Dieke untuk melebarkan sayap sebagai pengedar obat terlarang sekaligus terjun lebih dalam lagi dalam lembah dosa. Bermodal kemenangan itu, ia datangi sebuah night club di pojokan kota Melbourne. Kepada si pemilik bar, dia sesumbar bahwa andaikata grup bandnya diperbolehkan manggung di dalam bar tersebut, maka dia bisa menjamin untuk menarik banyak pelanggan. Dieke yakin bahwa dia punya banyak kawan yang bisa diundang untuk sekedar “silaturahim” di dalam bar tersebut. Dia bangga memiliki pasukan jahiliyah yang siap berpesta miras dan obat terlarang. Si pemilik bar setuju dan mengizinkan grup band Happiness manggung semalam suntuk hingga jam 5 pagi. Ternyata sesumbar Dieke terbukti, pada hari pertama, jumlah pengunjung bar sekitar 30 orang, dan pada hari ketiga, dia melihat pengunjung bar lebih dari 150 orang. Sengaja dia pasang seorang perempuan seksi sebagai penjaga pintu bar. Di situlah Dieke membangun jaringan peredaran obat terlarang melalui para pelanggan bar. Tidak hanya itu, dia minta kompensasi 10% dari keuntungan bar di saat dia dan grup bandnya manggung. Hari spesial dia untuk unjuk kebolehan membetot dawai gitar basnya adalah Jum’at malam dan Sabtu malam. Itulah lapangan nafkah seorang Dieke yang mempertaruhkan nasib di negeri kebebasan. Bermodalkan surat dokter sebagai pecandu narkoba, Dieke beruntung mendapatkan santunan hidup dari pemerintah Victoria. Seingat dia, dia tak memiliki pekerjaan legal apapun selain musik, madat, madon, dan maling.&lt;br /&gt;*****&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp2.blogger.com/_mfM9Me61260/R2B2DB5gWXI/AAAAAAAAAEs/Eg_ZTWfYT-I/s1600-h/RumahMarjuki2.jpg"&gt;&lt;/a&gt;Sesekali dia menggeleng-gelengkan kepalanya ketika teringat masa jahiliyah dalam kehidupannya. “Andai saja aku mati pada saat itu ya Allah…”, katanya lirih sambil pandangannya menerawang menatap langit. Semburat penyesalan memang memancar jelas dari sinar wajahnya. Kemudian dia bercerita tentang awal mulanya dia bertobat dan meninggalkan dunia kelamnya itu. Suatu hari di pertengahan tahun 2000, Dieke bermaksud menengok keluarganya di Indonesia. Di tanah airnya dia menyempatkan bertandang ke rumah sahabat dekatnya, Indra, yang saat itu mengelola sebuah penginapan di tempat wisata Bukit Lawang di lembah gunung Leuser, Medan. Indra adalah kawan berbagi kemabukan dan dunia drug di Melbourne. Namun betapa kagetnya ketika dia mengunjungi kawannya itu. Indra sudah berubah. Indra sudah meninggalkan dunia gelapnya. Sekarang sahabatnya itu telah memeluk Islam yang kaaffah dan mencoba kembali ke jalan-Nya sambil mengelola sebuah cottage di tempat wisata tersebut. Tak zeperti biasanya, Dieke tak menemui botol-botol minuman kharam di penginapan itu. Sungguh berbanding terbalik dibanding sosok Indra beberapa tahun yang lampau pikirnya. Kebetulan saat itu, Indra sedang kedatangan beberapa tamu, serombongan jamaah tabligh yang menginap di penginapannya. Saat dia berkunjung ke penginapan itu, Dieke masih bergaya bak Bob Marley (1945-1981), seorang pemusik asal Jamaica. Dieke terbiasa memakai tiga anting di telinga kirinya dan berambut panjang sepinggul. Preman choi!!!&lt;br /&gt;Tak disangka, salah seorang anggota jamaah tabligh itu mendekati dirinya. “Apakah Anda tidak ingin kembali ke jalan Allah?”. Dieke terkejut, “Maksud Anda apa?”. Orang berjubah dan berjanggut itu melanjutkan, “ucapkanlah la ilaha illal lah, maka dosa Anda terampuni dan Anda akan masuk surga Allah SWT.”. Dieke terdiam dan mendengarkan lagi kata-kata orang tadi. Dieke tak tahu mengapa dia bisa membiarkan orang asing ini menasihati dirinya. “Andai Anda mau, ikutilah kami untuk berkeliling ke Aceh melihat saudara-saudara Muslim kita. Insya Allah hati Anda akan tenang, Kalau mau besok kita pergi dari Medan menuju Aceh.” Orang itu terus berbicara. Dieke merasa ada tantangan yang harus dilakukan, “OK, saya ingin tahu saja. Saya ikut Anda dan rombongan besok ke Aceh.” Dieke pun heran mengapa dia mau saja diajak berkeliling ke Aceh? Selama perjalanan, Dieke ditemani Indra. Sejak saat itulah Dieke mulai belajar Islam sedikit demi sedikit dan mendengarkan “tasykil” (ceramah) para maulana. Dia ikuti perjalanan dakwah dari mulia tiga hari hingga 40 hari. Dia bercerita bahwa dia pernah mengunjungi ijtima’ (perkumpulan) besar anggota jama’ah tabligh di Nizamuddin, New Delhi hingga dua kali.&lt;br /&gt;Dieke merasa bersyukur bahwa ia telah mendapatkan nur Allah kembali. Dia bercita-cita hendaknya umat Islam bisa bersatu menancapkan kalimat Allah yang maha mulia. Dia berpesan agar dalam percakapan janganlah orang berbicara tentang khilafiah (perbedaan mazhab), politik, dan dunia. Berbicaralah tentang keagungan Allah dan keimanan melalui jalan hikmah. Membawa seseorang menuju manisnya iman, baginya, tak harus melalui jalan debat dan pemaksaan. Ia yakin bahwa mengajak orang sholat dengan dua kata, “Shalat yuk” adalah hikmah tanpa harus melukai perasaan orang yang diajak. Pandangan Dieke ini merupakan buah dari perjalanan spiritualnya. Selama bergaul dengan jama’ah tabligh, Dieke merasa bahwa mereka sangat memanusiakannya. Dia tak pernah dihina dan dikucilkan meski kali pertama dia bergabung dengan mereka, dia masih berpenampilan preman yang masih nol pemahaman ibadah dan keislamannya. Ada lagi yang membuatnya yakin bahwa do'a ibu lah yang membuatnya dia bisa menerima Islam kembali. Dia berpendapat, andaikata sang bunda tak pernah mendo'akan dia dalam setiap shalatnya, maka dia mungkin tak akan lagi mendengar alun panggilan Allah. Semoga saja kita bisa mereguk manisnya iman dan takwa hingga nafas terakhir lepas dari badan kita. Aamiin.TAMAT&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8986266858089176029-8336968155286197743?l=beritasyam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://beritasyam.blogspot.com/feeds/8336968155286197743/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8986266858089176029&amp;postID=8336968155286197743&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8986266858089176029/posts/default/8336968155286197743'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8986266858089176029/posts/default/8336968155286197743'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://beritasyam.blogspot.com/2008/08/perjalanan-seorang-salik-2.html' title='Perjalanan Seorang Salik (2)'/><author><name>Baloenk</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00529059212712496667</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_33dtconMLZA/SKqEx-1a8mI/AAAAAAAAABo/r9GKe_bDQ88/S220/S2020015.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8986266858089176029.post-7988979060264980070</id><published>2008-08-13T02:03:00.000-07:00</published><updated>2008-08-13T02:04:40.343-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='dakwah'/><title type='text'>Dari Ilalang Cihuni ke Penjuru Bumi”</title><content type='html'>&lt;table class="contentpaneopen"&gt; &lt;tbody&gt; &lt;tr&gt; &lt;td class="contentheading" width="100%"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt; &lt;td class="buttonheading" align="right" width="100%"&gt;&lt;a title="Cetak halaman ini" onclick="window.open('http://hidayatullah.co.id/index2.php?option=com_content&amp;task=view&amp;id=7409&amp;pop=1&amp;page=0&amp;Itemid=62','win2','status=no,toolbar=no,scrollbars=yes,titlebar=no,menubar=no,resizable=yes,width=640,height=480,directories=no,location=no'); return false;" href="http://hidayatullah.co.id/index2.php?option=com_content&amp;amp;task=view&amp;amp;id=7409&amp;amp;pop=1&amp;amp;page=0&amp;amp;Itemid=62" target="_blank"&gt;&lt;img alt="Cetak halaman ini" src="http://hidayatullah.co.id/images/M_images/printButton.png" name="Cetak halaman ini" align="middle" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;/td&gt; &lt;td class="buttonheading" align="right" width="100%"&gt;&lt;a title="Kirim halaman ini melalui E-mail" onclick="window.open('http://hidayatullah.co.id/index2.php?option=com_content&amp;task=emailform&amp;id=7409&amp;itemid=62','win2','status=no,toolbar=no,scrollbars=yes,titlebar=no,menubar=no,resizable=yes,width=400,height=250,directories=no,location=no'); return false;" href="http://hidayatullah.co.id/index2.php?option=com_content&amp;amp;task=emailform&amp;amp;id=7409&amp;amp;itemid=62" target="_blank"&gt;&lt;img alt="Kirim halaman ini melalui E-mail" src="http://hidayatullah.co.id/images/M_images/emailButton.png" name="Kirim halaman ini melalui E-mail" align="middle" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt; &lt;table class="contentpaneopen"&gt; &lt;tbody&gt; &lt;tr&gt; &lt;td class="createdate" colspan="2" valign="top"&gt;Wednesday, 13 August 2008 &lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr&gt; &lt;td colspan="2" valign="top"&gt; &lt;script language="JavaScript" type="text/javascript"&gt;var sburl7047 = window.location.href; var sbtitle7047 = document.title;&lt;/script&gt;  &lt;script language="JavaScript" type="text/javascript"&gt;var sbtitle7047=encodeURIComponent("“Dari Ilalang Cihuni ke Penjuru Bumi”"); var sburl7047=decodeURI("http://hidayatullah.co.id/index.php?option=com_content&amp;amp;task=view&amp;amp;id=7409"); sburl7047=sburl7047.replace(/amp;/g, "");sburl7047=encodeURIComponent(sburl7047);&lt;/script&gt;  &lt;div align="left"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Georgia;"&gt;Acara  besar yang dihadiri puluhan ribu orang dari dalam dan luar negeri. Tanpa liputan  media,  tanpa spanduk ataupun poster. "Dai" nya disebar ke 'penjuru  bumi'&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt; &lt;div align="left"&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Georgia;"&gt;&lt;img title="Image" style="float: left;" alt="Image" src="http://hidayatullah.co.id/images/stories/JT2.gif" border="0" height="110" hspace="6" width="170" /&gt;Hidayatullah.com—&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Georgia;"&gt;Puluhan ribu orang menyemut  berpakaian putih-putih.&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;Sepinya hutan di Desa Cihuni, Kecamatan  Pagedangan, Kabupaten Tangerang siang itu seolah sirna karena hadirnya lautan  manusia. Jumat (8/ 8) kemarin, tepat di area hutan yang banyak ditumbuhi ilalang  dan dipenuhi Pepohon Kelapa ini berubah menjadi lautan manusia. Lantunan ayat  suci Al-Quran dan bau aroma minyak wangi turut menambah kekhusukan di tengah  area hijau yang jauh dari rumah penduduk itu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Georgia;"&gt;Inilah sebuah hajatan  berkelas internasional. Bertempat di hutan ilalang,&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;tepatnya di  lahan perkebunan kelapa seluas 35 hektar, di dekat danau di kawasan Serpong,  Banten, di bagian barat Pulau Jawa.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Georgia;"&gt;Meski dianggap hajatan  internasional, Anda tidak akan menemukan spanduk atau &lt;em&gt;backdrop &lt;/em&gt;raksasa.  Tidak pula tempelan poster dan famplet, atau bahkan serabutan moncong kamera dan  riuh wartawan. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Georgia;"&gt;“Asas (acara &lt;em&gt;ijtima  &lt;/em&gt;ini) kesederhanaan saja,” ujar Ustadz Luthfi Yusuf, salah seorang dewan  syuro gerakan dakwah &lt;em&gt;Jamaah Tabligh &lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Georgia;"&gt;Indonesia&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Georgia;"&gt; kepada &lt;a href="/"&gt;www.hidayatullah.com&lt;/a&gt; di sela acara yang berlangsung pada 8-10  Agustus lalu ini.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Georgia;"&gt;&lt;img title="Image" style="float: left;" alt="Image" src="http://hidayatullah.co.id/images/stories/JTBhopal2005.gif" border="0" height="220" hspace="6" width="170" /&gt;Ya, ini adalah pertemuan tahunan para dai gerakan dakwah transnasional,  &lt;em&gt;Jamaah Tabligh &lt;/em&gt;markas &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Georgia;"&gt;Indonesia&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Georgia;"&gt;. Acara&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;yang  dihadiri 50 ribu lebih orang dari dalam dan luar negeri. Dari acara ini  dikeluarkan 19 ribu-an jamaah untuk&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;berdakwah ke seluruh  &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Georgia;"&gt;Indonesia&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Georgia;"&gt; bahkan ke manca negara. Ke  Amerika, &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Georgia;"&gt;Afrika&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Georgia;"&gt;, &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Georgia;"&gt;Australia&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Georgia;"&gt;, &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Georgia;"&gt;Suriname&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Georgia;"&gt;, hingga Eropa. Dana dakwah dari  kocek sendiri. “Berkorban untuk agama dengan harta dan diri sendiri,” tukas  Abdurrahman, seorang penanggung jawab &lt;em&gt;ijtima &lt;/em&gt;asal Jawa Tengah.&lt;span&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Georgia;"&gt;Menjelang Sholat Jumat,  Wakil Presiden Jusuf Kalla dengan pengawalan cukup ketat dari Paspampres hadir  ditengah ribuan jamaah yang kerap disebut Jamaah tabligh tersebut. Yah, Jusuf  Kalla didampingi Bupati Tangerang H Ismet Iskandar menghadiri Ijtimah Jamaah  Tabligh yang digelar pertama kalinya di Tangerang. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Georgia;"&gt;Acara &lt;em&gt;ijtima&lt;/em&gt;  ini, lanjut Ustadz Luthfi, adalah&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;untuk&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;meneladani  perjuangan Nabi &lt;em&gt;shallallahu ‘alaihi wassallaam &lt;/em&gt;dan para sahabatnya  &lt;em&gt;radhiallahu ‘anhum. &lt;/em&gt;“(Jadi) nggak perlu hotel. Ini &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Georgia;"&gt;kan&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Georgia;"&gt; semuanya sama, berbaur. Jadi  mendekat dengan perjuangan Nabi SAW dan para sahabatnya r.hum,” tambah ustadz  lulusan Mesir dan &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Georgia;"&gt;Pakistan&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Georgia;"&gt; yang juga pimpinan sebuah pondok  pesantren di Bajarmasin, Kalimantan Selatan ini.&lt;span&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Georgia;"&gt;Meski terbilang  sederhana, namun acara ini jauh dari kesan asal-asalan. Menurut Abdurrahman,  seorang penanggung jawab ijtima asal Jawa Tengah, persiapan acara sudah  dilakukan sejak empat bulan sebelumnya. Lebih dari &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Georgia;"&gt;lima&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Georgia;"&gt; ribu orang dikerahkan tanpa  dibayar sepeserpun. &lt;em&gt;“Lillahi ta’ala&lt;/em&gt;. Dari kita untuk kita,” kata  Abdurrahman. Meski demikian juga ada infak&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;dari para muhsinin,  termasuk penyedian lahan untuk ijtima.&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Georgia;"&gt;Jenggot, gamis  dan siwak &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Georgia;"&gt;&lt;img title="Image" style="float: left;" alt="Image" src="http://hidayatullah.co.id/images/stories/JTLahore.gif" border="0" height="106" hspace="6" width="160" /&gt;Memasuki area &lt;em&gt;ijtima&lt;/em&gt; yang hanya khusus &lt;span&gt; &lt;/span&gt;untuk  kaum Adam ini, anda akan melewati sejumlah posko penerima tamu  (&lt;em&gt;istiqbal&lt;/em&gt;). Bahkan saat kedatangan Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla  yang biasanya disambut gegap gempita,&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;kali ini hanya disambut  biasa saja. &lt;span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Georgia;"&gt;Saat datang, tidak banyak  penjagaan di lokasi acara. Malah saat Kalla memasuki wilayah, tidak semua  Paspampres diizinkan masuk. Wartawan dilarang mengambil gambar dan foto. Pun,  wartawan perempuan tidak diperbolehkan keluar dari mobil.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Georgia;"&gt;Dari sini, peserta dan  tamu akan diarahkan ke tempatnya masing-masing. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Georgia;"&gt;Ada&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Georgia;"&gt; tenda untuk tamu khusus  (&lt;em&gt;khowas&lt;/em&gt;), tenda jamaah luar negeri, tenda untuk para ustadz, juga  tenda-tenda berdasarkan provinsi asal peserta. Total tenda yang  terbentang:&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;15 hektar!&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Georgia;"&gt;Para&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Georgia;"&gt; syaikh ditempatkan dalam bangunan  semi permanen yang terbuat dari bilik bambu. Apik. Tapi semua berbaur dalam  suasana dakwah, saling mengingatkan tentang kebesaran Allah SWT dan kekalnya  negeri akhirat. Suasana sunnah terlihat. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Georgia;"&gt;Tidak dijumpai orang  berdasi di sini. Apalagi kaum wanita. Yang lazim ditemui adalah&lt;span&gt;   &lt;/span&gt;pria-pria berjenggot berbaju gamis lengkap dengan siwak terselip di saku.  &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Georgia;"&gt;Meski bertempat di  perkebunan kelapa, fasilitas di sini cukup lengkap. Penyelenggara menyediakan  sekitar 1500 wc semi-permanen untuk urusan buang-membuang hajat. Untuk wudhu dan  mandi, terbentang ratusan meter parit dari terpal, dialiri air yang disedot oleh  mesin pompa kelas berat di kiri dan kanan &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Georgia;"&gt;medan&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Georgia;"&gt; ijtima. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Georgia;"&gt;Disediakan juga sejumlah  pos pelayanan: seperti pos kesehatan, pos transportasi, pos barang hilang,  hingga pos penitipan barang berharga.&lt;span&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Georgia;"&gt;Penyelenggara juga  menyediakan hidangan sebanyak 10 ribu nampan untuk 50 ribu-an orang. Satu nampan  untuk &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Georgia;"&gt;lima&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Georgia;"&gt; orang. Menunya variatif, kadang  nasi kebuli, sekali waktu&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;nasi dengan ikan bawal dan sayur  terong.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Georgia;"&gt;Multi  Bahasa&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Georgia;"&gt;Saat tiba waktu shalat,  seluruh peserta diarahkan ke tenda area shalat. Sambil menunggu iqamat  dikumandangkan, para petugas keamaanan (&lt;em&gt;hirosah&lt;/em&gt;) shalat lebih dahulu  secara terpisah, agar mereka bisa mengawasi jalannya shalat puluhan ribu jamaah  ini.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Georgia;"&gt;Selepas shalat, &lt;em&gt;bayan  &lt;/em&gt;(ceramah) pun digelar.&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;Tidak perlu khawatir dengan masalah  bahasa. Penyelenggara telah menyiapkan tim penerjemah: ada penerjemah dari  bahasa Urdu atau Arab ke bahasa Indonesia, Urdu ke Arab, Urdu ke Tagalog, hingga  terjemah bahasa Thailand.&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Georgia;"&gt;“Terjemah ke bahasa  Inggris juga ada,” kata Isnandar, seorang petugas pembawa acara.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Georgia;"&gt;Bayan biasanya diisi oleh  para syaikh senior. Umumnya berasal dari &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Georgia;"&gt;Pakistan&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Georgia;"&gt;, &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Georgia;"&gt;Bangladesh&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Georgia;"&gt;, atau &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Georgia;"&gt;India&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Georgia;"&gt; – tempat berdirinya&lt;span&gt;   &lt;/span&gt;gerakan jamaah ini. Di sini peserta diingatkan akan urgensi agama dan  dakwah sebagai satu-satunya jalan menuju kebahagian dunia dan akhirat.  &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Georgia;"&gt;Para&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Georgia;"&gt; syaikh juga menyampaikan  poin-poin penting sebagai bekal dakwah. Seperti masalah iman kepada Allah dan  rasul-Nya, pentingnya mendirikan shalat berjamaah dan keutamaan menuntut  ilmu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Georgia;"&gt;Para&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Georgia;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Georgia;"&gt;syaikh&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Georgia;"&gt; juga menjelaskan sejumlah adab  dan tata tertib dakwah kepada para peserta. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Georgia;"&gt;Para&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Georgia;"&gt; peserta yang akan keluar  berdakwah (&lt;em&gt;khuruj&lt;/em&gt;) dikelompokkan dalam satu jamaah. Tiap jamaah  rata-rata berisi 10 orang yang dipimpin seorang amir jamaah. Karenanya, para  &lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Georgia;"&gt;syaikh&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Georgia;"&gt; juga menjelaskan sejumlah adab  tentang praktek berjamaah. Di antaranya, setiap anggota jamaah wajib taat kepada  amir selama amir tersebut taat kepada Allah dan rasul-Nya. Sebaliknya, amir juga  harus perhatian dan tidak menzhalimi anggota jamaahnya. Tapi tenang, tidak ada  acara &lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Georgia;"&gt;baiat&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Georgia;"&gt; ataupun mandi kembang tujuh rupa  dalam masalah amir ini.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Georgia;"&gt;Hari ketiga, puncak acara  &lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Georgia;"&gt;ijtima&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Georgia;"&gt;. Sebelum para jamaah dakwah  dilepas&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Georgia;"&gt;,  syaikh&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Georgia;"&gt; akan  memberikan &lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Georgia;"&gt;bayan&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Georgia;"&gt; (pesan) hidayah. Nasihat  pamungkas kepada pada dai sebagai bekal dakwah. &lt;em&gt;Bayan &lt;/em&gt;ditutup dengan  doa bersama, agar Allah SWT sudi menurunkan hidayahnya ke seluruh manusia.  Kemudian, para jamaah dakwah ber-&lt;em&gt;mushafahah&lt;/em&gt;, berjabat tangan dengan  para &lt;em&gt;syaikh &lt;/em&gt;untuk melepas keberangkatan mereka ke &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Georgia;"&gt;medan&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Georgia;"&gt; dakwah. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Georgia;"&gt;Pada penutupan acara,  para masyayyikh, diantaranya Syeikh Mustaqim, salah satu &lt;em&gt;Syeikh Jamaah  Tabligh &lt;/em&gt;(JT) asal India melepas lebih dari 19 ribu juru dakwah untuk  disebar &lt;span&gt; &lt;/span&gt;berdakwah ke seluruh Indonesia, negeri jiran,  India-Pakistan-Bangladesh, Timur Tengah, bahkan ke negeri-negeri  Barat.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Georgia;"&gt;Abdurrahman, salah  seorang penanggung jawab Ijtima asal Jawa Tengah mengatakan, pelepasan dakwah  ini bukan untuk memperbaiki orang lain semata. Tapi berkorban untuk  agama.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Georgia;"&gt;&lt;span&gt; &lt;/span&gt;“Tapi untuk ishlah  (perbaiki) diri. Berkorban untuk agama dengan harta dan diri sendiri,” ujarnya  kepada &lt;a href="/"&gt;www.hidayatullah.com&lt;/a&gt;. Dari hutan di Desa Cihuni,  Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, jamaah JT ini akan menyebar ke  penjuru bumi. [surya/&lt;a href="/"&gt;www.hidayatullah.com&lt;/a&gt;]&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8986266858089176029-7988979060264980070?l=beritasyam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://beritasyam.blogspot.com/feeds/7988979060264980070/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8986266858089176029&amp;postID=7988979060264980070&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8986266858089176029/posts/default/7988979060264980070'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8986266858089176029/posts/default/7988979060264980070'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://beritasyam.blogspot.com/2008/08/dari-ilalang-cihuni-ke-penjuru-bumi.html' title='Dari Ilalang Cihuni ke Penjuru Bumi”'/><author><name>Baloenk</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00529059212712496667</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_33dtconMLZA/SKqEx-1a8mI/AAAAAAAAABo/r9GKe_bDQ88/S220/S2020015.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8986266858089176029.post-5336606833773561054</id><published>2008-07-10T02:01:00.000-07:00</published><updated>2008-07-10T02:05:41.898-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dunia Islam'/><title type='text'>Berbagi Sepotong Kehidupan di Iraqiscope</title><content type='html'>Minggu, 22 Juni 2008&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Sebuah situs internet Iraqiscope, semacam Youtube berbahasa Iraq menunjukkan sisi lain Iraq pasca perang. Siapa saja boleh meng-upload dan membagi 'sepotong kehidupan Iraq'&lt;br /&gt;Hidayatullah.com--&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ahmed meletakkan potongan ayam ke dalam panci dan menuangnya dengan jus buah delima. Saat isi panci mulai mendidih, ia memasukkan segelas pasta wijen.&lt;br /&gt;Selama 20 tahun embargo, Ahmed terbiasa makan Fasanjoon, makanan khas di Najaf, kawasan selatan Bagdad. Di Iraqscope, Ahmed menunjukkan bagaimana cara membuatnya. Memasak juga menjadi menu di situs internet itu.&lt;br /&gt;Seorang pembuat film yang hidup sebagai eksil di Suriah berdiskusi dengan temannya mengenai cara membuat Tabsi. Seorang pria muda memasak sambil berkomunikasi dengan ibunya lewat video di internet. Sang ibu di Iraq berbicara di depan webcam, memberi instruksi pada sang anak yang tak tak tahu tomatnya harus diapakan.&lt;br /&gt;"Warga Iraq sangat bangga dengan dapurnya. Mereka yang tinggal di luar negeri khususnya, di Suriah atau Yordania, mengganggapnya sangat penting, mereka selalu bicara tentang betapa enaknya makanan Iraq. Tapi jarang ada buku resep makanan Iraq, jadi kami putuskan ya kita sediakan saja kategori memasak, dan kita lihat apa yang terjadi", kata Klaas Glenewinkel.&lt;br /&gt;Ia dari organsiasi non pemerintah Media in Cooperation and Transition adalah salah satu penggagas Iraqiscope. Mereka membangun portal video itu dengan dukungan badan PBB untuk pendidikan dan kebudayaan UNESCO, dan Kementrian Luar Negeri Jerman.&lt;br /&gt;Klaus Glenewinkel mengatakan, "Dengan Iraqiscope kami ingin menunjukkan kenyataan di Iraq, yang selama ini tidak diketahui. Tentu saja orang tahu Iraq dari media massa, dari CNN, Al Jazeera, tapi orang tidak mengenal Iraq dari perspektif warga Iraq sendiri."&lt;br /&gt;Dan memasak, termasuk dalam perspektif itu, sama dengan politik, stress, universitas atau saat jatuh cinta pertama kali.&lt;br /&gt;Lima tahun setelah invasi AS dan runtuhnya rejim Saddam Hussein, internet mulai umum dikenal di Iraq. Tapi hampir tak orang yang punya akses internet di rumah. Merekam dengan video kamera secara terang-terangan di jalan, juga bisa mengundang bahaya. Belum lagi jalan menuju kafe internet. Harapan terakhir, semoga hubungan lewat satelit tak ada gangguan.&lt;br /&gt;Meski begitu ada sekitar 200 film di Iraqiscope. Dikirim oleh pembuat film pemula yang mempromosikan karya-karya mereka, juga banyak orang awam yang dengan telepon genggam merekam teman atau keluarga.&lt;br /&gt;Klaus Glenewinkel mengatakan, "Orang beruntung kalau aliran listrik tidak terputus, karena mungkin perlu waktu 3/4 jam untuk meng-upload sebuah film. Situasinya sangat sulit."&lt;br /&gt;Film lain di Iraqiscope memperlihatkan pesta pernikahan, penjual sayur pojok jalan, remaja yang frustasi, anak muda yang memanfaatkan lapangan parkir yang tak terpakai lagi untuk tempat kumpul dan minum-minum. Mereka tak punya tempat lain.&lt;br /&gt;Film-film di Iraqiscope menunjukkan sebuah masyarakat yang menderita di bawah rejim Saddam Hussein dan invasi Amerika serta masa depan yang tak pasti.&lt;br /&gt;Dulu kami disensor, sekarang kami dibunuh, kata seorang penulis di salah satu film. Dia takut fotonya muncul di koran. Agar tak membahayakan para pembuat film, dan orang-orang yang tampil di film, Iraqiscope menyediakan kategori khusus yang melidungi identitas si pencerita.&lt;br /&gt;Dengan mengenakan topeng kertas atau dibawah bayang-bayang, warga Iraq menuturkan kisah yang biasanya mereka tutup-tutupi. Tentang pemerintah, tentang penyiksaan seksual, dan tentang kurun waktu, 50,60 tahun silam, ketika negeri itu belum dicabik-cabik perang antar kelompok agama.&lt;br /&gt;Perang antar kelompok agama dimulai saat Saddam dijatuhkan, kata pria berusia 73 tahun. Ia berharap, Iraq segera bersatu kembali.&lt;br /&gt;Sementara ini, Iraqiscope bisa merayakan keberhasilan kecil. Seorang sutradara Iraq diundang ke festifal film Arab di Rotterdam, setelah filmnya ditemukan penyelenggara festival di situs internet Iraqiscope. [dwwd/&lt;a href="http://hidayatullah.com/"&gt;http://hidayatullah.com/&lt;/a&gt;]&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8986266858089176029-5336606833773561054?l=beritasyam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://beritasyam.blogspot.com/feeds/5336606833773561054/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8986266858089176029&amp;postID=5336606833773561054&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8986266858089176029/posts/default/5336606833773561054'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8986266858089176029/posts/default/5336606833773561054'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://beritasyam.blogspot.com/2008/07/berbagi-sepotong-kehidupan-di.html' title='Berbagi Sepotong Kehidupan di Iraqiscope'/><author><name>Baloenk</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00529059212712496667</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_33dtconMLZA/SKqEx-1a8mI/AAAAAAAAABo/r9GKe_bDQ88/S220/S2020015.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8986266858089176029.post-2908935049620279374</id><published>2008-07-02T17:51:00.000-07:00</published><updated>2008-07-02T17:56:53.967-07:00</updated><title type='text'>Empat Skenario Kelanjutan Teknologi Nuklir Iran</title><content type='html'>Rabu, 02 Juli 2008&lt;br /&gt;Sebagian analis memprediksikan opsi serangan militer atas program nuklir Iran hanya tinggal menunggu waktu. Apa yang bakal terjadi? inilah skenarionya&lt;br /&gt;Analisis Dunia Islam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Oleh Musthafa Luthfi&lt;/em&gt; *&lt;br /&gt;Skenario militer baik yang akan dilakukan oleh Israel maupun AS terhadap instalasi nuklir Iran masih perlu waktu cukup lama. Latihan besar-besaran yang dilakukan Israel minggu pertama Juni lalu seperti yang diberitakan surat kabar AS, New York Times Jum`at (20/6) tak lebih sekedar perang urat syaraf.Surat kabar itu, menyebutkan negara zionis melakukan latihan besar-besaran melibatkan sekitar 100 pesawat F-15 dan F-16 buatan AS di bagian barat Laut Tengah bersama angkatan udara (AU) Yunani. Sebelum menyerang instalasi nuklir Iraq tahun 1981, negeri Yahudi itu melakukan latihan serupa.&lt;br /&gt;Karenanya, sejumlah analis memprediksikan bahwa opsi serangan militer atas program nuklir Iran tinggal menunggu waktu apalagi latihan itu bersamaan dengan tawaran Barat yang dibawa Petinggi Uni Eropa, Javier Solana berisi insentif bagi Iran bila negeri Mullah ini siap menghentikan pengayaan uranium.Tel Aviv sepertinya sudah memastikan bahwa tawaran itu bakal ditolak Teheran, karena pengayaan uranium merupakan kebijakan yang tidak boleh ditunda. Latihan militer besar-besaran Israel dimaksudkan untuk mengintimidasi Iran agar berpikir dua kali untuk menolak tawaran tersebut bukan sebagai pertanda serangan dalam waktu dekat.&lt;br /&gt;Israel masih kesulitan untuk melakukan serangan militer dalam waktu dekat baik secara teknis maupun non teknis. Secara teknis Iran memiliki pertahanan udara mutakhir melalui pasokan penangkis udara paling modern di dunia buatan Rusia dan secara non teknis masih dihadapkan kepada penolakan Barat termasuk AS dan sekutu Iran terutama Rusia dan China.&lt;br /&gt;Dengan melihat perkembangan terakhir setelah latihan serangan udara besar-besaran negeri Yahudi tersebut, sedikitnya ada empat kemungkinan skenario yang boleh jadi diterapkan di lapangan dalam menangani isu nuklir negeri Persia itu.&lt;br /&gt;Skenario pertama merupakan skenario harapan Iran yaitu penguluran waktu dibarengi peningkatan derajat ketegangan pernyataan dan ancaman timbal balik pihak-pihak yang terlibat sambil menunggu pengalihan krisis ke pemimpin baru AS pasca George W Bush yang mungkin lebih kompromistis terhadap Iran .&lt;br /&gt;Skenario ini disebabkan oleh ketidakmampuan penyelesaian secara militer dan juga ketidakberdayaan strategi “deterrence” secara ekonomi dan politik menghadapi Iran sebagai akibat tidak adanya kesatuan sikap kuat internasional yang menjadi syarat keberhasilan strategi dimaksud.&lt;br /&gt;Skenario kedua adalah peningkatan embargo yang dapat membuat ekonomi Iran sulit sehingga mendorong negeri itu bersikap fleksibel menurut perspektif Barat sehingga mengarah kepada perundingan serius. Tapi yang kedua ini kelihatannya jauh dari kenyataan sebab penyelesaian isu nuklir Iran lebih didasari perinsip “tongkat” alias ancaman bukan “wortel” atau “roti” alias iming-iming.&lt;br /&gt;Sedangkan skenario ketiga adalah persetujuan tingkat minimal antara Iran dan Barat dalam kerangka paket insentif yang ditawarkan Uni Eropa terutama yang berkaitan dengan pengakuan Barat terhadap peran regional Iran sehingga terdapat penawaran baru diluar masalah nuklir berbentuk “wortel” yang menarik bagi Teheran.&lt;br /&gt;Skenario ketiga ini mencoba mengaitkan antara isu nuklir dan isu-isu lainnya yang masih dipertentangan Barat dan Iran . Dengan demikian terdapat pengakuan bahwa isu nuklir tidak bisa dipisahkan dengan isu-isu lainnya termasuk peran Iran dalam penyelesaian konflik Timur Tengah.&lt;br /&gt;Skenario keempat adalah skenario bencana besar yaitu serangan militer yang dilakukan oleh Israel pada bulan Nopember mendatang saat pemilihan Presiden di AS atau pada bulan Januari 2009 saat alih kekuasaan dari Bush kepada penggantinya. Bila Barack Obama terpilih, hasrat Tel Aviv untuk menyerang Iran makin kuat karena sikap Obama yang dinilai lunak terhadap Iran .&lt;br /&gt;Meskipun tidak mendapat dukungan Washington mengingat pertimbangan yang telah disebutkan pada skenario pertama sebelumnya, namun Israel bisa melakukan sendiri sebab harus mengejar waktu sebelum Teheran benar-benar mampu membuat bom atom.&lt;br /&gt;Mantan pimpinan intelijen luar negeri Israel , Shabtai Shavit kepada mingguan Inggris, Sunday Telegraph Minggu (29/6) menegaskan bahwa serangan dilakukan tanpa harus persetujuan Washington . Alasannya, jika John McCain terpilih dia sulit memutuskan dukungan dan bila Obama terpilih bakal tidak menyetujuinya minimal pada periode pertama jabatannya sementara Iran diprediksikan dalam waktu setahun atau setahun setengah sudah mampu membuat bom nuklir.&lt;br /&gt;Bagi pejabat-pejabat tinggi Israel yang mendukung skenario keempat ini, kekacauan umum yang ditimbulkan serangan militer, dampak dari balasan Iran dan biaya sangat mahal yang disebabkan konflik militer baru setelah bencana di Iraq, tidak seberapa dibandingkan harga yang harus dibayar bila Iran akhirnya benar-benar mampu memproduksi bom atom.&lt;br /&gt;Sebatas teknologi&lt;br /&gt;Yang sedang berjalan di lapangan adalah skenario pertama yang memang sengaja dipilih Iran yaitu taktik mengulur waktu hingga pengayaan uranium mencapai tingkat kemampuan membuat senjata atom tercapai, walaupun tidak bertujuan memproduksi langsung senjata nuklir.&lt;br /&gt;Dengan kata lain, Iran , melalui taktik ulur waktu mencoba mencontoh model Jepang. Negeri matahari terbit itu yang menjadi satu-satunya negara korban senjata atom telah berhasil menguasai teknologi pembuatan senjata nuklir namun masih enggan memproduksinya.&lt;br /&gt;Skenario ini akhirnya bisa mengarah kepada "win-win solution" yakni tidak ada pihak yang merasa kalah. Iran akhirnya menghentikan pengayaan uranium setelah tujuan pengusaan teknologi nuklir tercapai, dan sebagai imbalannya Iran diberikan peran besar di lingkup regional termasuk dalam penyelesaian masalah Timur Tengah.&lt;br /&gt;Iran sejauh ini masih mampu meyakinkan dunia bahwa tidak ada niat membuat bom karena target utama memang menguasai teknologi nuklir. Badan Energi Atom Internasional (IAEA) memperkuat hal itu sehingga masyarakat dunia tetap menolak penyelesaian militer dengan dalih tidak ada isyarat Teheran akan memproduksi senjata pemusnah massal tersebut.&lt;br /&gt;Negeri berpendukuk mayoritas Muslim Syiah Imamiyah itu dalam dua tahun belakangan ini juga cukup lihai memperlebar kesenjangan sikap antara musuh-musuhnya (AS-Eropa) sehingga antara AS dan Eropa terdapat perbedaan sudut pandang yang masih lebar tentang cara menangani kasus nuklir Iran .&lt;br /&gt;Teheran juga sudah siaga sejak dini menghadapi kemungkinan terburuk dengan menonjolkan kartu "As" (unsur kekuatan) yang dimilikinya sehingga dunia berpikir dua kali untuk mendukung opsi militer.&lt;br /&gt;Diantara kartu “As” yang dipegang Iran adalah Selat Harmouz yang menjadi jalan keluar minyak Teluk ke manca negara. Iran siap menjadikan selat startegis itu sebagai lautan api bila diserang, sama yang dilakukan Mesir di zaman Presiden Anwar Sadat saat menutup Terusan Suez setelah perang Arab-Israel.&lt;br /&gt;Teheran juga siap menggunakan senjata minyak yang bisa menggoncangkan perekonomian dunia apalagi dalam situasi harga minyak yang tak terkontrol saat ini. Tidak seperti yang dialami sebagian negara Teluk lainnya yang justeru minyak menjadi unsur pelemah karena khawatir akan masa depan bila menggunakan senjata minyak.&lt;br /&gt;Dengan beberapa kartu “As” yang sudah ditangan itu membuat pejabat-pejabat tinggi Iran termasuk Presiden Ahmadi Nejad dengan tenang menghadapi ancaman Israel yang dinilai sekedar perang urat syaraf. Ibarat anjing yang menggonggong biasanya tidak menggigit.&lt;br /&gt;Pengalaman sebelumnya memang membuktikan, bahwa serangan atas reaktor nuklir Iraq pada Juni 1981 dan reaktor Suriah belum lama ini tidak pernah didahului oleh ancaman Israel. Kenyataan ini memantapkan pendapat sebagian petinggi Iran bahwa "anjing menggonggong tidak akan menggigit" , seandainya menggigit sudah disiapkan balasan yang “mengerikan”.&lt;br /&gt;Manfaatkan kesalahan strategis&lt;br /&gt;Peluang lainnya yang bisa dimanfaatkan Iran untuk melancarkan skenario pertama dimaksud adalah kemampuan negeri ini memanfaatkan kesalahan strategis musuh bebuyutannya saat menghadapi musuh-musuh Iran yang tidak asasi seperti Iraq dan Afganistan.&lt;br /&gt;Sudah menjadi rahasia umum bahwa Iran berperan besar dalam pendudukan AS atas Irak dan Afganistan. Rezim Saddam dan Thaliban merupakan musuh sampingan Iran dan ``berkoalisi`` dengan musuh bebuyutan untuk menjatuhkan musuh-musuh sampingan tersebut dengan harapan musuh bebuyutan terperangkap dalam rawa-rawa Irak dan Afganistan.&lt;br /&gt;Target Teheran akhirnya terbukti, AS salah strategi di Iraq dan Afganistan karena terlibat dalam perang yang menguras tenaga dan biaya. Pasukan negeri Paman Sam itu seperti tidak berdaya lagi untuk harus berperang lagi melawan Iran .&lt;br /&gt;Pasukan AS di Iraq dan Afganistan menjadi target balas dendam yang mudah bagi Iran bila instalasi nuklirnya dihantam. Karena itu, banyak analis yang berkeyakinan bahwa serangan militer opsi yang masih sulit diterapkan dalam jangka waktu setahun belakangan ini.&lt;br /&gt;Bila diterapkan setelahnya, Iran dipastikan sudah mengubah sikap yaitu menyetujui insentif Uni Eropa karena tujuan utamanya menguasai teknologi nuklir sudah tercapai dalam rentang waktu setahun itu.&lt;br /&gt;Satu lagi yang perlu dicatat, bila target Iran itu kesampaian merupakan peluang juga bagi negara-negara Arab lainnya terutama Mesir dan negara-negara Teluk kaya minyak untuk melakukan langkah yang sama tanpa khawatir penolakan Israel sebagai musuh bersama.&lt;br /&gt;Dengan alasan “ancaman” dari Iran , Barat sulit menolak keinginan dunia Arab untuk menguasai teknologi yang sama. Karena itu, tidak berlebihan bila dikatakan upaya penguasaan teknologi nuklir Iran justeru menguntungkan Arab untuk mencapai balance of fear dengan Israel yang menjadi musuh sejati.&lt;br /&gt;Semestinya dunia Arab menutup telinga dari propaganda zionisme yang didukung AS selama ini yang mengecap Iran sebagai ancaman utama dunia Arab. Bila terpengaruh propaganda itu, justeru impian solidaritas Muslim yang didambakan umat Islam sedunia makin jauh dari kenyataan.&lt;br /&gt;Sana’a – Yaman, 2 Juli 2008/www.hidayatullah.comPenulis pemerhati Timur Tengah, mantan wartawan ANTARA dan kini sedang bermukim di Sana’a, Yaman&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8986266858089176029-2908935049620279374?l=beritasyam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://beritasyam.blogspot.com/feeds/2908935049620279374/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8986266858089176029&amp;postID=2908935049620279374&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8986266858089176029/posts/default/2908935049620279374'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8986266858089176029/posts/default/2908935049620279374'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://beritasyam.blogspot.com/2008/07/empat-skenario-kelanjutan-teknologi.html' title='Empat Skenario Kelanjutan Teknologi Nuklir Iran'/><author><name>Baloenk</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00529059212712496667</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_33dtconMLZA/SKqEx-1a8mI/AAAAAAAAABo/r9GKe_bDQ88/S220/S2020015.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8986266858089176029.post-8425154593818941087</id><published>2008-07-02T02:50:00.000-07:00</published><updated>2008-07-02T02:51:15.000-07:00</updated><title type='text'>KAFFARAH UNTUK NADZAR YANG TIDAK MAMPU DILAKSANAKAN</title><content type='html'>Saturday, 12 April 2008&lt;br /&gt;Tanya :&lt;br /&gt;Ada seorang muslim dalam keterbatasan ilmu pernah berkata,"Aku bernadzar, kalau lalai melaksanakan shalat, maka aku harus menghapal surat pendek Al-Qur`an." Ternyata dia beberapa kali lalai sholat sehingga dia sudah tidak ingat berapa banyak surat Al-Qur`an yang harus dihapal. Dia sudah berusaha menghapal, tapi terbatas dalam kemampuan daya ingatnya. Pertanyaan : (1). Apakah kata-kata muslim tersebut termasuk sumpah dan harus bayar kaffarah?; (2) Apakah memberi beras 100 kg kepada panti asuhan bisa sebagai pembayaran kaffarah dan dia tidak harus menghapal Al-Qur`an lagi?; (3) Bisakah wali muslim tersebut, membantu menghapal?; (4) Tolong berikan solusi menurut pendapat ustadz… (Hamba Allah, Makassar).&lt;br /&gt;Jawab :&lt;br /&gt;Kata-kata muslim di atas jelas merupakan nadzar, bukan sumpah. Yang menjadi masalah adalah muslim tersebut ternyata tidak mampu melaksanakan nadzarnya untuk menghapal surat-surat pendek Al-Qur`an.&lt;br /&gt;Solusi untuk masalah tersebut adalah sebuah hukum syara' yang digali dari nash-nash hadis, yaitu bahwa barangsiapa yang bernadzar tapi tidak mampu melaksanakan nadzarnya, wajib atasnya untuk membayar kaffarah (tebusan) nadzar, yang sama dengan kaffarah untuk sumpah (yamin) yang tidak terlaksana. Diriwayatkan dari 'Uqbah bin 'Amir RA bahwa Rasululah SAW bersabda :&lt;br /&gt;كفارة النذر كفارة اليمين&lt;br /&gt;"Kaffarah nadzar adalah kaffarah sumpah." (HR Muslim, no. 1645, At-Tirmidzi, no. 1528; An-Nasa`i, no. 3832; Abu Dawud, no. 3323, lafazh hadits adalah lafazh Muslim).&lt;br /&gt;Dari Ibnu Abbas RA bahwa bahwa Rasululah SAW bersabda :&lt;br /&gt;من نذر نذرا لم يطقه فكفارته كفارة يمين&lt;br /&gt;"Barangsiapa bernadzar sesuatu nadzar yang tidak mampu dilaksanakannya, maka kaffarahnya adalah kaffarah sumpah." (HR Abu Dawud, no. 3322, dan Ibnu Majah, no. 2128).&lt;br /&gt;Berdasarkan dalil-dalil ini, maka jelaslah bahwa kaffarah untuk orang yang tidak mampu melaksanakan nadzar adalah dengan membayar kaffarah sumpah, yaitu sebagaimana firman Allah SWT dalam surah Al-Maidah ayat 89 :&lt;br /&gt;فَكَفَّارَتُهُ إِطْعَامُ عَشَرَةِ مَسَاكِينَ مِنْ أَوْسَطِ مَا تُطْعِمُونَ أَهْلِيكُمْ أَوْ كِسْوَتُهُمْ أَوْ تَحْرِيرُ رَقَبَةٍ فَمَنْ لَمْ يَجِدْ فَصِيَامُ ثَلَاثَةِ أَيَّامٍ ذَلِكَ كَفَّارَةُ أَيْمَانِكُمْ إِذَا حَلَفْتُمْ&lt;br /&gt;"…maka kaffarat (melanggar) sumpah itu, ialah memberi makan sepuluh orang miskin, yaitu dari makanan yang biasa kamu berikan kepada keluargamu, atau memberi pakaian kepada mereka atau memerdekakan seorang budak. Barangsiapa tidak sanggup melakukan yang demikian, maka kaffaratnya puasa selama tiga hari. Yang demikian itu adalah kaffarat sumpah-sumpahmu bila kamu bersumpah (dan kamu langgar)." (QS Al-Ma`idah [5] : 89)&lt;br /&gt;Imam Ibnu Katsir dalam kitab tafsirnya berkata :&lt;br /&gt;فهذه خصال ثلاث في كفارة اليمين، أيُّها فَعَلَ الحانثُ أجزأ عنه بالإجماع. وقد بدأ بالأسهل فالأسهل، فالإطعام أيسر من الكسوة، كما أن الكسوة أيسر من العتق، فَرُقىَ فيها من الأدنى إلى الأعلى. فإن لم يقدر المكلف على واحدة من هذه الخصال الثلاث كفر بصيام ثلاثة أيام، كما قال تعالى: { فَمَنْ لَمْ يَجِدْ فَصِيَامُ ثَلاثَةِ أَيَّامٍ }&lt;br /&gt;"Ini adalah tiga macam kaffarah sumpah, mana saja yang dikerjakan oleh pelanggar sumpah, akan mencukupinya menurut ijma' ulama. Tiga macam kaffarah tersebut dimulai dari yang paling ringan dan seterusnya, sebab memberi makan lebih ringan daripada memberi pakaian, sebagaimana memberi pakaian lebih ringan daripada membebaskan budak. Jadi kaffarah ini meningkat dari yang rendah kepada yang lebih tinggi. Jika mukallaf tidak mampu melaksanakan salah satu dari tiga macam kaffarah ini, maka dia menebus sumpahnya dengan berpuasa selama tiga hari, sebagaimana firman Allah Ta'ala: Barangsiapa tidak sanggup melakukan yang demikian, maka kaffaratnya puasa selama tiga hari." (Tafsir Ibnu Katsir, 3/176).&lt;br /&gt;Jadi, ayat di atas menjelaskan ada tiga macam kaffarah sumpah yang boleh dipilih mana saja salah satunya oleh pelanggar sumpah, yaitu : (1) memberi makan untuk sepuluh orang miskin, dari makanan yang biasanya diberikan seseorang kepada keluarganya, yang menurut Imam Syafi'i masing-masing diberi satu mud; atau (2) memberi pakaian kepada sepuluh orang miskin, misalnya masing-masing diberi satu baju gamis, atau satu celana panjang, atau satu sarung, dan sebagainya, atau (3) membebaskan seorang budak, yaitu budak mukmin. Jika dia tidak mampu melaksanakan salah satu dari tiga kaffarah ini, maka dia berpuasa selama tiga hari (tidak disyaratkan berturut-turut). (Lihat Imam Jalaluddin As-Suyuthi &amp;amp; Jalaludin Al-Mahalli, Tafsir Al-Jalalain, 2/257, Maktabah Syamilah).&lt;br /&gt;Jika penanya ingin membayar kaffarah dengan beras, maka yang wajib diberikan adalah memberi beras kepada sepuluh orang miskin, masing-masing satu mud (544 gram) untuk satu orang miskin (Abdul Qadim Zallum, Al-Amwal fi Daulah Al-Khilafah, hal. 60). Inilah yang diwajibkan dan mencukupi untuk membayar kaffarah. Selebihnya dari itu adalah tidak wajib, yaitu sunnah karena dapat dianggap shadaqah yang hukumnya sunnah. Memberi 100 kg untuk panti asuhan menurut kami masih tidak jelas, karena tidak jelas berapa orang yang menjadi penerima beras 100 kg itu, juga tidak jelas berapa kilogram bagian bagi masing-masing penerima. Sebaiknya diperjelas seperti yang telah kami uraikan.&lt;br /&gt;Mengenai apakah wali muslim tersebut dapat membantu menghapal, menurut kami tidak boleh, selama pelaku nadzar masih hidup. Sebab yang dibolehkan adalah menunaikan nadzar dari seseorang yang sudah meninggal, bukan yang masih hidup. Imam Syaukani dalam kitabnya Nailul Authar hal. 1773 pada bab Qadha`u Kulli Al-Mandzuuraat 'an Al-Mayyit (Menunaikan Semua yang Dinadzarkan oleh Orang yang Meninggal) mengetengahkan hadits berikut :&lt;br /&gt;عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَبَّاسٍ أَنَّ سَعْدَ بْنَ عُبَادَةَ اسْتَفْتَى رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ إِنَّ أُمِّي مَاتَتْ وَعَلَيْهَا نَذْرٌ لَمْ تَقْضِهِ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اقْضِهِ عَنْهَا&lt;br /&gt;Dari Ibnu Abbas bahwa Saad bin Ubadah meminta fatwa kepada Rasulullah SAW, dia berkata,"Sesungguhnya ibuku telah meninggal sedangkan dia masih berkewajiban melaksanakan nadzar yang belum ditunaikannya." Maka Rasulullah SAW berkata,'Tunaikanlah nadzar itu olehmu untuknya." (HR Abu Dawud no. 2876, dan An-Nasa`i, no. 3603).&lt;br /&gt;Imam Syaukani menukilkan pendapat Imam Ibnu Hazm dalam masalah ini, bahwa ahli waris berkewajiban melaksanakan nadzar dari orang yang diwarisinya dalam semua keadaan (anna al-waarits yulzimuhu qadhaa`u an-nadzari 'an muwarritsihi fi jamii'i al-haalaat). (Imam Syaukani, Nailul Authar, [Beirut : Dar Ibn Hazm], 2000, hal. 1773).&lt;br /&gt;Dengan demikian, jelaslah, bahwa ahli waris dapat melaksanakan nadzar dari orang yang diwarisinya yang sudah meninggal. Berarti jika orang yang bernadzar itu masih hidup dan belum meninggal, nadzar itu wajib dilaksanakan oleh dia sendiri dan tidak boleh ada orang lain yang melaksanakan nadzarnya. Wallahu a'lam.&lt;br /&gt;Yogyakarta, 11 April 2008&lt;br /&gt;Muhammad Shiddiq Al-Jawi&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8986266858089176029-8425154593818941087?l=beritasyam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://beritasyam.blogspot.com/feeds/8425154593818941087/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8986266858089176029&amp;postID=8425154593818941087&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8986266858089176029/posts/default/8425154593818941087'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8986266858089176029/posts/default/8425154593818941087'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://beritasyam.blogspot.com/2008/07/kaffarah-untuk-nadzar-yang-tidak-mampu.html' title='KAFFARAH UNTUK NADZAR YANG TIDAK MAMPU DILAKSANAKAN'/><author><name>Baloenk</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00529059212712496667</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_33dtconMLZA/SKqEx-1a8mI/AAAAAAAAABo/r9GKe_bDQ88/S220/S2020015.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8986266858089176029.post-8095043382669193887</id><published>2008-07-02T02:44:00.000-07:00</published><updated>2008-07-02T17:56:21.451-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Fiqih'/><title type='text'></title><content type='html'>KAFFARAH UNTUK NADZAR YANG TIDAK MAMPU DILAKSANAKAN&lt;br /&gt;&lt;a title="PDF" href="javascript:void" option="com_content&amp;amp;do_pdf=1&amp;amp;id=488'," status="no,toolbar=no,scrollbars=yes,titlebar=no,menubar=no,resizable=yes,width=640,height=480,directories=no,location=no');&amp;quot;"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a title="Print" href="javascript:void" option="com_content&amp;amp;task=view&amp;amp;id=488&amp;amp;Itemid=33&amp;amp;pop=1&amp;amp;page=0'," status="no,toolbar=no,scrollbars=yes,titlebar=no,menubar=no,resizable=yes,width=640,height=480,directories=no,location=no');&amp;quot;"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a title="E-mail" href="javascript:void" option="com_content&amp;amp;task=emailform&amp;amp;id=488'," status="no,toolbar=no,scrollbars=yes,titlebar=no,menubar=no,resizable=yes,width=400,height=250,directories=no,location=no');&amp;quot;"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Saturday, 12 April 2008&lt;br /&gt;KAFFARAH UNTUK NADZAR YANG TIDAK MAMPU DILAKSANAKAN&lt;br /&gt;Tanya :&lt;br /&gt;Ada seorang muslim dalam keterbatasan ilmu pernah berkata,"Aku bernadzar, kalau lalai melaksanakan shalat, maka aku harus menghapal surat pendek Al-Qur`an." Ternyata dia beberapa kali lalai sholat sehingga dia sudah tidak ingat berapa banyak surat Al-Qur`an yang harus dihapal. Dia sudah berusaha menghapal, tapi terbatas dalam kemampuan daya ingatnya. Pertanyaan : (1). Apakah kata-kata muslim tersebut termasuk sumpah dan harus bayar kaffarah?; (2) Apakah memberi beras 100 kg kepada panti asuhan bisa sebagai pembayaran kaffarah dan dia tidak harus menghapal Al-Qur`an lagi?; (3) Bisakah wali muslim tersebut, membantu menghapal?; (4) Tolong berikan solusi menurut pendapat ustadz… (Hamba Allah, Makassar).&lt;br /&gt;Jawab :&lt;br /&gt;Kata-kata muslim di atas jelas merupakan nadzar, bukan sumpah. Yang menjadi masalah adalah muslim tersebut ternyata tidak mampu melaksanakan nadzarnya untuk menghapal surat-surat pendek Al-Qur`an.&lt;br /&gt;Solusi untuk masalah tersebut adalah sebuah hukum syara' yang digali dari nash-nash hadis, yaitu bahwa barangsiapa yang bernadzar tapi tidak mampu melaksanakan nadzarnya, wajib atasnya untuk membayar kaffarah (tebusan) nadzar, yang sama dengan kaffarah untuk sumpah (yamin) yang tidak terlaksana. Diriwayatkan dari 'Uqbah bin 'Amir RA bahwa Rasululah SAW bersabda :&lt;br /&gt;كفارة النذر كفارة اليمين&lt;br /&gt;"Kaffarah nadzar adalah kaffarah sumpah." (HR Muslim, no. 1645, At-Tirmidzi, no. 1528; An-Nasa`i, no. 3832; Abu Dawud, no. 3323, lafazh hadits adalah lafazh Muslim).&lt;br /&gt;Dari Ibnu Abbas RA bahwa bahwa Rasululah SAW bersabda :&lt;br /&gt;من نذر نذرا لم يطقه فكفارته كفارة يمين&lt;br /&gt;"Barangsiapa bernadzar sesuatu nadzar yang tidak mampu dilaksanakannya, maka kaffarahnya adalah kaffarah sumpah." (HR Abu Dawud, no. 3322, dan Ibnu Majah, no. 2128).&lt;br /&gt;Berdasarkan dalil-dalil ini, maka jelaslah bahwa kaffarah untuk orang yang tidak mampu melaksanakan nadzar adalah dengan membayar kaffarah sumpah, yaitu sebagaimana firman Allah SWT dalam surah Al-Maidah ayat 89 :&lt;br /&gt;فَكَفَّارَتُهُ إِطْعَامُ عَشَرَةِ مَسَاكِينَ مِنْ أَوْسَطِ مَا تُطْعِمُونَ أَهْلِيكُمْ أَوْ كِسْوَتُهُمْ أَوْ تَحْرِيرُ رَقَبَةٍ فَمَنْ لَمْ يَجِدْ فَصِيَامُ ثَلَاثَةِ أَيَّامٍ ذَلِكَ كَفَّارَةُ أَيْمَانِكُمْ إِذَا حَلَفْتُمْ&lt;br /&gt;"…maka kaffarat (melanggar) sumpah itu, ialah memberi makan sepuluh orang miskin, yaitu dari makanan yang biasa kamu berikan kepada keluargamu, atau memberi pakaian kepada mereka atau memerdekakan seorang budak. Barangsiapa tidak sanggup melakukan yang demikian, maka kaffaratnya puasa selama tiga hari. Yang demikian itu adalah kaffarat sumpah-sumpahmu bila kamu bersumpah (dan kamu langgar)." (QS Al-Ma`idah [5] : 89)&lt;br /&gt;Imam Ibnu Katsir dalam kitab tafsirnya berkata :&lt;br /&gt;فهذه خصال ثلاث في كفارة اليمين، أيُّها فَعَلَ الحانثُ أجزأ عنه بالإجماع. وقد بدأ بالأسهل فالأسهل، فالإطعام أيسر من الكسوة، كما أن الكسوة أيسر من العتق، فَرُقىَ فيها من الأدنى إلى الأعلى. فإن لم يقدر المكلف على واحدة من هذه الخصال الثلاث كفر بصيام ثلاثة أيام، كما قال تعالى: { فَمَنْ لَمْ يَجِدْ فَصِيَامُ ثَلاثَةِ أَيَّامٍ }&lt;br /&gt;"Ini adalah tiga macam kaffarah sumpah, mana saja yang dikerjakan oleh pelanggar sumpah, akan mencukupinya menurut ijma' ulama. Tiga macam kaffarah tersebut dimulai dari yang paling ringan dan seterusnya, sebab memberi makan lebih ringan daripada memberi pakaian, sebagaimana memberi pakaian lebih ringan daripada membebaskan budak. Jadi kaffarah ini meningkat dari yang rendah kepada yang lebih tinggi. Jika mukallaf tidak mampu melaksanakan salah satu dari tiga macam kaffarah ini, maka dia menebus sumpahnya dengan berpuasa selama tiga hari, sebagaimana firman Allah Ta'ala: Barangsiapa tidak sanggup melakukan yang demikian, maka kaffaratnya puasa selama tiga hari." (Tafsir Ibnu Katsir, 3/176).&lt;br /&gt;Jadi, ayat di atas menjelaskan ada tiga macam kaffarah sumpah yang boleh dipilih mana saja salah satunya oleh pelanggar sumpah, yaitu : (1) memberi makan untuk sepuluh orang miskin, dari makanan yang biasanya diberikan seseorang kepada keluarganya, yang menurut Imam Syafi'i masing-masing diberi satu mud; atau (2) memberi pakaian kepada sepuluh orang miskin, misalnya masing-masing diberi satu baju gamis, atau satu celana panjang, atau satu sarung, dan sebagainya, atau (3) membebaskan seorang budak, yaitu budak mukmin. Jika dia tidak mampu melaksanakan salah satu dari tiga kaffarah ini, maka dia berpuasa selama tiga hari (tidak disyaratkan berturut-turut). (Lihat Imam Jalaluddin As-Suyuthi &amp;amp; Jalaludin Al-Mahalli, Tafsir Al-Jalalain, 2/257, Maktabah Syamilah).&lt;br /&gt;Jika penanya ingin membayar kaffarah dengan beras, maka yang wajib diberikan adalah memberi beras kepada sepuluh orang miskin, masing-masing satu mud (544 gram) untuk satu orang miskin (Abdul Qadim Zallum, Al-Amwal fi Daulah Al-Khilafah, hal. 60). Inilah yang diwajibkan dan mencukupi untuk membayar kaffarah. Selebihnya dari itu adalah tidak wajib, yaitu sunnah karena dapat dianggap shadaqah yang hukumnya sunnah. Memberi 100 kg untuk panti asuhan menurut kami masih tidak jelas, karena tidak jelas berapa orang yang menjadi penerima beras 100 kg itu, juga tidak jelas berapa kilogram bagian bagi masing-masing penerima. Sebaiknya diperjelas seperti yang telah kami uraikan.&lt;br /&gt;Mengenai apakah wali muslim tersebut dapat membantu menghapal, menurut kami tidak boleh, selama pelaku nadzar masih hidup. Sebab yang dibolehkan adalah menunaikan nadzar dari seseorang yang sudah meninggal, bukan yang masih hidup. Imam Syaukani dalam kitabnya Nailul Authar hal. 1773 pada bab Qadha`u Kulli Al-Mandzuuraat 'an Al-Mayyit (Menunaikan Semua yang Dinadzarkan oleh Orang yang Meninggal) mengetengahkan hadits berikut :&lt;br /&gt;عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَبَّاسٍ أَنَّ سَعْدَ بْنَ عُبَادَةَ اسْتَفْتَى رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ إِنَّ أُمِّي مَاتَتْ وَعَلَيْهَا نَذْرٌ لَمْ تَقْضِهِ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اقْضِهِ عَنْهَا&lt;br /&gt;Dari Ibnu Abbas bahwa Saad bin Ubadah meminta fatwa kepada Rasulullah SAW, dia berkata,"Sesungguhnya ibuku telah meninggal sedangkan dia masih berkewajiban melaksanakan nadzar yang belum ditunaikannya." Maka Rasulullah SAW berkata,'Tunaikanlah nadzar itu olehmu untuknya." (HR Abu Dawud no. 2876, dan An-Nasa`i, no. 3603).&lt;br /&gt;Imam Syaukani menukilkan pendapat Imam Ibnu Hazm dalam masalah ini, bahwa ahli waris berkewajiban melaksanakan nadzar dari orang yang diwarisinya dalam semua keadaan (anna al-waarits yulzimuhu qadhaa`u an-nadzari 'an muwarritsihi fi jamii'i al-haalaat). (Imam Syaukani, Nailul Authar, [Beirut : Dar Ibn Hazm], 2000, hal. 1773).&lt;br /&gt;Dengan demikian, jelaslah, bahwa ahli waris dapat melaksanakan nadzar dari orang yang diwarisinya yang sudah meninggal. Berarti jika orang yang bernadzar itu masih hidup dan belum meninggal, nadzar itu wajib dilaksanakan oleh dia sendiri dan tidak boleh ada orang lain yang melaksanakan nadzarnya. Wallahu a'lam.&lt;br /&gt;Yogyakarta, 11 April 2008&lt;br /&gt;Muhammad Shiddiq Al-Jawi&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8986266858089176029-8095043382669193887?l=beritasyam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://beritasyam.blogspot.com/feeds/8095043382669193887/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8986266858089176029&amp;postID=8095043382669193887&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8986266858089176029/posts/default/8095043382669193887'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8986266858089176029/posts/default/8095043382669193887'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://beritasyam.blogspot.com/2008/07/kaffarah-untuk-nadzar-yang-tidak-mampu_02.html' title=''/><author><name>Baloenk</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00529059212712496667</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_33dtconMLZA/SKqEx-1a8mI/AAAAAAAAABo/r9GKe_bDQ88/S220/S2020015.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8986266858089176029.post-6176211732317783147</id><published>2008-07-02T02:22:00.000-07:00</published><updated>2008-07-02T02:29:07.051-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dunia Islam'/><title type='text'>PAHAM SYIRIK MODERN SERBU PONDOK PESANTREN</title><content type='html'>&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Oleh: Adian Husaini *) &lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;Pada Hari Kamis (16/3/2006), seorang Ustad dari Persatuan Islam (Persis) datang ke rumah saya membawa sejumlah makalah dan majalah yang sangat mengagetkan. Betapa tidak? Makalah-makalah itu merupakan tulisan sejumlah tokoh liberal di Indonesia yang diberikan dalam acara pelatihan "Penguatan Pemahaman Keagamaan dan Keberagamaan di Kalangan Tokoh Pesantren BKSPPI di Jawa Barat" yang diselenggarakan oleh International Center for Islam and Pluralism (ICIP) di Pesantren Darul Muttaqien, Parung, 1 Maret 2006. Sedangkan Majalah yang dibawa itu bernama Al-WASATHIYYAH.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Majalah ini cukup mewah. Baru terbit pertama kali. Judul sampulnya adalah ‘BELAJAR MULTIKULTURALISME DARI PESANTREN’.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang membuat mata terbelalak adalah bahwasanya majalah ini diterbitkan atas kerjasama international Center for Islam and Pluralism (ICIP) dan Badan Kerjasama Pondok Pesantren Indonesia (BKSPPI). Tokoh-tokoh dari kedua lembaga itu selama ini dikenal oleh umat Islamsebagai pihak yang sangat berseberangan dalam pemikiran Islam. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ICIP yang dipimpin oleh Dr. M. Syafii Anwar adalah lembaga yang selama ini dikenal gigih menentang fatwa MUI tentang sekularisme, liberalisme, dan pluralisme agama (sipilis). Sementara tokoh-tokoh BKSPPI (seperti KH Kholil Ridwan, KH Didin Hafidudin, dan sebagainya) adalah pendukung-pendukung gigih fatwa MUI tersebut. Sejak duduk di bangku kuliah di IPB, saya mengenal tokoh-tokoh BKSPPI, terutama KH Shaleh Iskandar (alm), KH Tubagus Hasan Basri dan sebagainya, sebagai sosok yang gigih mengawal aqidah umat dan memperjuangkan aspirasi Islam. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi, di majalah Al-Wasathiyyah ini Syafii Anwar duduk sebagai penanggung jawab. Jajaran pimpinan lainnya adalah: Syafiq Hasyim (Pemimpin Umum), A. Eby Hara (Pemimpin Redaksi), Farinia Fianto (Wakil Pemimpin Redaksi), Ahmad Fuad Fanani (Redaktur Pelaksana). Di jajaran Redaktur Ahli, duduk KH Husein Muhammad, KH Muhyidin Abdussomad, KH Didi Hilman dan Alpha Amirrachman. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam jajaran tokoh liberal- pluralis di Indonesia, nama Syafii Anwar sudah sangat masyhur. Dia termasuk penentang utama fatwa MUI tentang ‘sipilis’ dan kesesatan Ahmadiyah. Sebagai contoh, pada 29 Juli 2005, Syafii ikut dalam kelompok ‘Aliansi Masyarakat Madani’, yang menyatakan keprihatinan atas larangan dan tudingan sesat terhadap Ahmadiyah. Selain Syafii Anwar, hadir dalam forum itu Abdurrahman Wahid, Dawam Rahardjo, Johan Effendi (Indonesian Conference Religion and Peace-ICRP), Pangeran Jatikusuma (Penghayat Sunda Wiwitan), Romo Edi (Konferensi Wali Gereja Indonesia-KWI), Pdt Weinata Sairin (Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia-PGI). Hadir juga tokoh agama Kong Hu Cu, Anand Krishna, para aktivis Jaringan Islam Liberal. Acara itu juga dihadiri wakil dari anggota Ahmadiyah, YH Lamardi yang mengaku tidak bisa melakukan apa pun kecuali hanya diam. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bersama para cukong dari LSM-LSM asing seperti The Asia Foundation dan sejenisnya, Syafii juga rajin menggelar acara diskusi dan seminar tentang Pluralisme Agama. Dalam seminar di Jakarta Media Center, 29 November 2005, yang mengambil tema "Masa Depan Pluralisme di Indonesia", Syafii Anwar, menggunakan istilah Gerakan Salafi Radikal untuk menyebut kelompok-kelompok Islam seperti MMI, Hizbut Tahrir, Laskar Hizbullah, Laskar Jundullah, Darul Islam, Laskar Jihad, Ikhwanul Muslimin, Hammas, dan sebagainya. Frase "dan sebagainya" menunjukkan, bahwa cap Islam radikal bisa dilebarkan kepada organisasi Islam apa saja yang tidak mau menerima paham Pluralisme Agama. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam makalahnya yang berjudul "The State, Shari’a and The Challenge of Pluralism in Post Suharto Indonesia", Syafii menulis empat kriteria gerakan Salafi Radikal, yaitu (1) cenderung memperjuangkan ‘peradaban Islam tekstual’, (2) memperjuangkan formalisasi syariat Islam pada semua aspek kehidupan, (3) cenderung memperjuangkan agenda anti-pluralisme, (4) memiliki persepsi yang keliru tentang jihad, (5) memiliki kepercayaan yang kuat tentang teori konspirasi dan muslim adalah korban konspirasi Yahudi, Kristen, dan Barat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syafii menulis, "Considering the fact that emergence of RSM (Radical Salafi Movement) groups and heir actions has created serious problem to the Indonesian Society, a group of young muslim intellectuals established the so-called JIL (Jaringan Islam Liberal)." Syafii mengistilahkan kelompok-kelompok yang memperjuangkan Islam Liberal di Indonesia sebagai Progressive-Liberal Islam (PLI), seperti Paramadina, LkiS, P3M, Lakpesdam NU, Jaringan intelektual Muda Muhammadiyah (JIMM),International Center for Islam and Pluralism (ICIP) dimana Syafii sebagai Direkturnya, dan sebagainya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia dengan tegas menulis, bahwa setelah era Soeharto, maka yang terjadi adalah pertarungan antara RSM dan PLI. Pada akhir makalahnya, ia menulis: ‘’Although I am still optimist with the future of Islam in Indonesia, it is important to state here that the Indonesian government has to protect the Indonesian Muslims from the threat of religious conservatism and radicalism." &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, dalam hal ini, posisi Syafii dan ICIP sudah sangat begitu jelas di mana dia berada dalam percaturan pemikiran di Indonesia. Dia jelas-jelas agen, aktor, dan pelaku intelektual penyebaran paham pluralisme agama di Indonesia, dengan dukungan penuh LSM-LSM asing. Dengan menjual ‘isu radikalisme’ Islam, Syafii berhasil meraup dana milyaran dari cukong-cukong asing tersebut, eskipun hal itu harus disertai dengan meruntuhkan aqidah dan syariat Islam melalui penyebaran paham Pluralisme Agama, yang jelas-jelas merupakan paham syirik modern, karena menerima kebenaran semua agama. (Uraian serius tentang paham ini, bisa dilihat, misalnya, buku Dr. Anis Malik Thoha, Tren Pluralisme Agama (Jakarta:GIP, 2005). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pluralisme Agama memang sebuah ‘agama baru’ yang berpotensi sebagai senjata pemusnah massal agama-agama, sehingga pada tahun 2000, Paus Yohanes Paulus II juga mengeluarkan dekrit ‘Dominus Jesus’ yang menentang paham ini. Sebuah buku yang sangat tebal dan serius dalam memberikan kritik terhadap paham ini juga sudah ditulis oleh seorang pendeta Dr. Stevri Indra Lumintang berjudul "Theologia Abu-Abu" (Malang: Gandum Mas, 2004). Menurut Stevri, "Theologia abu-abu (Pluralisme) yang kehadirannya seperti serigala berbulu domba, seolah-olah menawarkan teologi yang sempurna, karena itu teologi tersebut mempersalahkan semua rumusan Teologi Tradisional yang selama ini dianut dan sudah berakar dalam gereja. Namun sesungguhnya Pluralisme sedang menawarkan agama baru...’’ (hal. 18-19).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dicatat dalam buku ini, bahwa Teologi Abu-Abu adalah posisi teologi kaum pluralis. Karena teologi yang mereka bangun merupakan integrasi dari pelbagai warna kebenaran dari semua agama, filsafat dan budaya yang ada di dunia. Alkitab dipakai hanya sebagai salah satu sumber, itu pun dianggap sebagai mitos. Dan perpaduan multi kebenaran ini, lahirlah teologi abu-abu, yaitu teologi bukan hitam, bukan juga putih, bukan teologi Kristen, bukan juga teologi salah satu agama yang ada di dunia ini…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun teologi ini sedang meracuni, baik agama Kristen, maupun semua agama, dengan cara mencabut dan membuang semua unsur-unsur absolut yang diklaim oleh masing-masing agama. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan MUI dalam fatwanya juga menjelaskan: "Pluralisme agama adalah suatu paham yang mengajarkan bahwa semua agama adalah sama dan karenanya kebenaran setiap agama adalah relatif; oleh sebab itu, setiap pemeluk agama tidak boleh mengklaim bahwa hanya agamanya saja yang benar sedangkan agama yang lain salah. Pluralisme juga mengajarkan bahwa semua pemeluk agama akan masuk dan hidup berdampingan di surga."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu, tegas fatwa MUI: "paham sekularisme, pluralisme dan liberalisme agama adalah bertentangan dengan ajaran Islam dan haram bagi umat Islam untuk mengikutinya." &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Entah bagaimana, paham yang jelas-jelas sangat destruktif bagi semua agama ini malah&lt;br /&gt;disebarkanluaskan ke pesantren-pesantren. Ironisnya, BKSPPI yang menaungi ribuan pesantren di Indonesia dan harusnya menjadi pelindung aqidah umat, justru menjalin kerjasama dengan lembaga dan tokoh-tokoh yang jelas-jelas selama ini aktif dalam melakukan penghancuran terhadap aqidah dan syariah Islam. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lembaga ICIP juga aktif menyebarkan pemikiran Nasr Hamid Abu Zayd di Indonesia. Tahun 2004, ICIP menerjemahkan dan menerbitkan buku Nasr Hamid dengan judul "Hermeneutika Inklusif: Mengatasi Problematika Bacaan dan Cara-cara Pentakwilan atas Diskursus Keagamaan". Nasr Hamid dikenal dengan pendapatnya bahwa al-Quran adalah produk budaya (muntaj tsaqafi).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam pengantar buku terbitan ICIP itu, redaksi ICIP menulis pendapat Nasr Hamid tentang Al-Quran, bahwa menurut Nasr Hamid, Al-Quran diwahyukan kepada Muhammad dan memasuki ruang sejarah dan ia menjadi subyek untuk aturan-aturan (qawanin) dan hukum-hukum sosiologis dan historis. Di sinilah kemudian Al-Quran menjadi terhumanisasi (muta’annas), mengejewantahkan elemen-elemen, ideologis, politis, kultural yang partikular dari masyarakat Arab abad 7 M... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abu Zayd percaya bahwa Al-Quran itu dibentuk oleh situasi sosial, sebuah ruang kontestasi ideologis dalam mana subyek-subyek bebas (individu, roup, dan klas), berebut satu sama lainnya untuk tujuan politik dan ekonomi. Brangkat dari sini, pemahaman yang benar terhadap Al-Quran menurutnya adalah dengan cara mensituasikannya di dalam sebuah konteks dominasi&lt;br /&gt;Quraisy.’’ (hal. viii-ix).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nasr Hamid Abu Zayd menulis buku Al Imam al-Syafii: wa ta’sis al-Idulujiyah al-Wasithiyah, yang menyerang habis-habisan Imam al-Syafii. Buku ini banyak dikutip para penyerang al-Quran dan Imam Syafii di Indonesia. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena berbagai pendapatnya yang ‘membongkar’ hal-hal yang mendasar dalam Islam, pada 14 Juni 1995, Mahkamah al-Isti'naf Kairo menyatakan Abu Zayd telah keluar dari Islam alias murtad. Sementara itu, Front Ulama al-Azhar yang beranggotakan 2.000 orang, meminta pemerintah turun tangan: Abu Zayd mesti disuruh bertaubat atau --kalau yang bersangkutan tidak mau-- ia harus dikenakan hukuman mati. Mahkamah Agung Mesir pada 5 Agustus 1996 mengeluarkan keputusan yang sama: Abu Zayd dinyatakan murtad dan perkawinannya dibatalkan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya, secara ilmiah, berbagai kelemahan pendapat Nasr Hamid juga sangat mudah dibuktikan. Sayangnya, banyak kalangan liberal yang memuja Nasr Hamid tanpa kritis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendapat-pendapatnya dikutip hanya untuk melegitimasi hawa nafsu untuk mendekonstruksi&lt;br /&gt;Al-Quran. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menyimak kiprah ICIP yang aktif menyebarkan paham-paham destruktif terhadap aqidah Islam, sebenarnya terlalu jelas untuk melihat, dimana sebenarnya posisinya berada. Sangat aneh jika ICIP yang berideologi liberal, penyebar paham syirik modern (Pluralisme Agama) justru berambisi untuk memaksakan pendapatnya ke pondok-pondok pesantren. Namun, semua itu bisa dipahami dari sisi kepentingan bersama antara lembaga seperti ICIP dengan para cukong yang saat ini sangat aktif ingin mengubah Islam –bukan hanya umat Islam. Dalam istilah David E. Kaplan: "Washington is plowing tens of millions of dollars into a campaign to influence not only Muslim societies but Islam itself." (David E. Kaplan, Hearts, Minds, and Dollars, www.usnews.com, 4-25-2005). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, saat ini, AS dan sekutunya memang sedang berusaha keras untuk –bukan hanya mengubah umat Islam– tetapi juga mengubah Islam itu sendiri. Jika kita melongok website www.asiafoundation.org (sampai 24 Maret 2006) masih terpampang judul pembuka website:&lt;br /&gt;REFORMASI PENDIDIKAN DAN ISLAM DI INDONESIA. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, yang ingin diubah oleh mereka adalah Islam. Mereka ingin membentuk ‘Islam yang baru’, sesuai dengan pandangan hidup (worldview) Barat. Karena pondok pesantren dan insitusi pendidikan Islam adalah benteng terakhir umat Islam, maka tidak heran, jika kalangan itulah yang menjadi sasaran utama untuk diobok-obok habis-habisan. Sebagaimana terjadi di era kolonialisme klasik, ada saja dari kalangan umat Islam yang tergiur untuk menjual agama dengan dunia, rela menjadi pengasong ide-ide destruktif ke jantung-jantung umat Islam. Na’udzubillahi mindzalika. (Depok, 24 Maret 2006)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Catatan Akhir Pekan (CAP) Adian Husaini merupakan hasil kerjasam antara Radio Dakta dan www.hidayatullah.com &lt;/em&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8986266858089176029-6176211732317783147?l=beritasyam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://beritasyam.blogspot.com/feeds/6176211732317783147/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8986266858089176029&amp;postID=6176211732317783147&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8986266858089176029/posts/default/6176211732317783147'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8986266858089176029/posts/default/6176211732317783147'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://beritasyam.blogspot.com/2008/07/paham-syirik-modern-serbu-pondok.html' title='PAHAM SYIRIK MODERN SERBU PONDOK PESANTREN'/><author><name>Baloenk</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00529059212712496667</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_33dtconMLZA/SKqEx-1a8mI/AAAAAAAAABo/r9GKe_bDQ88/S220/S2020015.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8986266858089176029.post-6404357301630992548</id><published>2008-06-25T18:54:00.001-07:00</published><updated>2008-07-02T02:30:46.903-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hidayah'/><title type='text'>Muslimah Inggris Menangkan Kasus Diskriminasi Jilbab</title><content type='html'>&lt;a href="http://bp0.blogger.com/_33dtconMLZA/SGL4Df-r62I/AAAAAAAAAA0/OF1kMgf6FbU/s1600-h/Bushra_Noah.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5216004057456175970" style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 10px 10px; CURSOR: hand" alt="" src="http://bp0.blogger.com/_33dtconMLZA/SGL4Df-r62I/AAAAAAAAAA0/OF1kMgf6FbU/s320/Bushra_Noah.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Wajah Bushra Noah (19) berseri-seri. Pasalnya, gadis Muslimah Inggris ini berhasil memenangkan kasus pemakaian jilbab di pengadilan. Pengadilan memberikan kompensasi sebesar 4.000 poundsterling atau sekitar Rp72,8 juta. untuknya setelah pemilik salon potong rambut menolak mempekerjakannya karena ia berjilbab.&lt;br /&gt;Noah mendapatkan kompensasi karena telah mengalami perlakuan diskriminasi oleh pemilik salon hanya karena alasan berjilbab.&lt;br /&gt;Sebelum ini, gadis Muslim berusia 19 tahun ini ditolak saat mengajukan lamaran kerja di salon potong rambut. Saat itu, pemilik salon mengatakan bahwa hanya pelamar berpenampilan trendi yang dibolehkan melamar.&lt;br /&gt;Bahkan sekalipun Noah dijadualkan untuk diwawancara pada Mei 2007, setelah tiba di salon itu, terlihat jelas sekali kalau pemilik salon, Sarah Desrosiers, kaget melihat Noah berjilbab.&lt;br /&gt;Dalam persidangan, Sarah mengaku terkejut dan mengharapkan pelamar yang berpendampilan trendi dan perkotaan.&lt;br /&gt;Pengadilan menilai Noah sebagai korban diskriminasi dan memenangkan kasusnya dengan memberikan kompensasi atas penderitaan yang dialaminya.&lt;br /&gt;Juri pengadilan merasa puas dengan bukti dari responden bahwa penuntut tidak diperlakukan kurang menyenangkan. Ia hanya diperlakukan sebagai seorang wanita, baik Muslim atau bukan, hanya lantaran alasan yang bukan karena keyakinan agama dengan menutupi rambut saat bekerja.&lt;br /&gt;Desrosiers dianggap tidak memahami alasan mengapa seorang wanita yang memakai jilbab tertarik untuk melamar di salon kecantikan. Apa pun alasannya, diskriminasi tetaplah diskriminasi.&lt;br /&gt;Noah mengatakan, selama wawancara, pihak salon kelihatan gelisah karena melihat ia mengenakan jilbab.&lt;br /&gt;Tapi Desrosiers membantah perlakuannya karena jilbab dan diskriminasi agama. Ia mengatakan, bahkan andai yang melamar itu menggunakan topi koboi-pun akan ia tolak.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8986266858089176029-6404357301630992548?l=beritasyam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://beritasyam.blogspot.com/feeds/6404357301630992548/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8986266858089176029&amp;postID=6404357301630992548&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8986266858089176029/posts/default/6404357301630992548'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8986266858089176029/posts/default/6404357301630992548'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://beritasyam.blogspot.com/2008/06/muslimah-inggris-menangkan-kasus.html' title='Muslimah Inggris Menangkan Kasus Diskriminasi Jilbab'/><author><name>Baloenk</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00529059212712496667</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_33dtconMLZA/SKqEx-1a8mI/AAAAAAAAABo/r9GKe_bDQ88/S220/S2020015.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp0.blogger.com/_33dtconMLZA/SGL4Df-r62I/AAAAAAAAAA0/OF1kMgf6FbU/s72-c/Bushra_Noah.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8986266858089176029.post-3008779305031176508</id><published>2008-06-25T18:36:00.000-07:00</published><updated>2008-07-02T17:54:42.612-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dunia Islam'/><title type='text'>Demo Warga Afghanistan Terhadap Tentara AS</title><content type='html'>&lt;a href="http://bp0.blogger.com/_33dtconMLZA/SGL4eyTd8hI/AAAAAAAAAA8/2bvs3gFhf4Y/s1600-h/demo_afghan.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5216004526231646738" style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 10px 10px; CURSOR: hand" alt="" src="http://bp0.blogger.com/_33dtconMLZA/SGL4eyTd8hI/AAAAAAAAAA8/2bvs3gFhf4Y/s320/demo_afghan.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Selasa 24 Jun, 08:38 AM&lt;br /&gt;Jalalabad, (arrahmah) - Ratusan warga berdemonstrasi di jalan-jalan Afganistan timur pada Senin, sesudah seorang bapak dan puteranya tewas dibunuh tentara pimpinan Amerika Serikat (AS), kata gubernur dan saksi mata.&lt;br /&gt;Sekitar 200 orang berunjukrasa di daerah Khogyani di propinsi Nangarhar, berteriak "Kami ingin pengadilan atas yang bertanggung jawab atas kematian penduduk", kata saksi, seperti dikutip AFP.&lt;br /&gt;Sekutu pimpinan AS dan tentara Afganistan pada malam itu meronda di Khogyani ketika melihat pejuang memasang bom di jalan, kata Gubernur Khogyani Haji Zalmai Khan kepada AFP.&lt;br /&gt;"Mereka menembak dan membunuh pejuang itu di tempat, yang diikuti tembakan susulan dari pangkalan sekutu atas dugaan tempat persembunyian Taliban di daerah tersebut," kata Khan.&lt;br /&gt;"Salah satu peluru itu jatuh di rumah di desa terdekat dan menewaskan seorang bapak dan puteranya, yang adalah penduduk, bukan Taliban," ujarnya.&lt;br /&gt;Pasukan sekutu itu menyangkal menyebabkan korban penduduk di daerah Khogyani, tapi menyatakan tidak bisa memberikan rincian, karena gerakan mereka di daerah tersebut masih berlangsung pada Senin.&lt;br /&gt;Juru bicara Taliban, yang digulingkan dari kekuasaan pada ahir 2001 oleh serbuan pimpinan Amerika Serikat, menyatakan menewaskan sepuluh tentara Amerika Serikat akibat ledakan jalanan di daerah itu.&lt;br /&gt;Seorang laki-laki dan satu anak-anak cedera pada tengah Maret sesudah tentara Inggris pimpinan NATO peronda kota bergolak Kandahar, Afgan selatan, menembaki mobil penduduk, kata saksi.&lt;br /&gt;Tentara menembak beberapa kali ke arah kendaraan itu, yang mendekati tentara itu saat mereka berjalan meronda di dekat stadion kota tersebut, kata wartawan AFP di tempat kejadian itu.&lt;br /&gt;Lebih dari 1.000 tentara Afganistan dan persekutuan pertahanan Atlantik utara NATO terlibat pertempuran besar dengan pejuang Taliban, yang terkumpul di desa kurang dari 20 kilometer dari kota itu pada pekan sebelumnya.&lt;br /&gt;Tentara gabungan pimpinan Amerika Serikat menewaskan tiga pria, dua anak-anak dan satu wanita dalam serangan di Afganistan tenggara, kata pejabat propinsi dan warga desa pada Rabu.&lt;br /&gt;Korban di kalangan warga merupakan masalah peka, karena merusak dukungan masyarakat pada kehadiran tentara asing dan pemerintah dukungan Barat Presiden Hamid Karzai.&lt;br /&gt;"Kami akan ikut jihad" dan "Matilah Bush!" teriak warga Desa Muqibel di propinsi Khost, tempat peristiwa itu terjadi malam sebelumnya.&lt;br /&gt;Tentara asing menyerang dua rumah berdekatan milik dua bersaudara dan menewaskan tiga pria, dua anak-anak dan satu wanita dari kedua bersaudara itu, kata gubernur Gul Qasim.&lt;br /&gt;Korban anak-anak itu, dua anak laki-laki berusia tidak lebih dari 10 tahun, mendapat luka peluru pada kepala dan dada, kata saksi.&lt;br /&gt;Satu kerumunan besar pria marah berkumpul ketika warga desa membantu imam setempat memandikan jenasah korban tersebut sebelum pemakaman. Wanita terdengar menjerit dan meratap di dalam rumah itu.&lt;br /&gt;"Saya mengutuk ini dengan keras," kata gubernur Khost Arsala Jamal kepada wartawan, "Pasukan Afganistan tidak terlibat. Itu merupakan pelanggaran atas janji tentara asing bahwa mereka akan menggalang gerakan dengan kami. Itu merupakan tantangan bagi kami dan itu mengasingkan rakyat."&lt;br /&gt;Gabungan pimpinan Amerika Serikat memiliki sekitar 7.000 tentara di Afganistan, yang terpisah dari ISAF, yang terlibat dalam gerakan "anti-teror". [ant]&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8986266858089176029-3008779305031176508?l=beritasyam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://beritasyam.blogspot.com/feeds/3008779305031176508/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8986266858089176029&amp;postID=3008779305031176508&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8986266858089176029/posts/default/3008779305031176508'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8986266858089176029/posts/default/3008779305031176508'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://beritasyam.blogspot.com/2008/06/demo-warga-afghanistan-terhadap-tentara.html' title='Demo Warga Afghanistan Terhadap Tentara AS'/><author><name>Baloenk</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00529059212712496667</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_33dtconMLZA/SKqEx-1a8mI/AAAAAAAAABo/r9GKe_bDQ88/S220/S2020015.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp0.blogger.com/_33dtconMLZA/SGL4eyTd8hI/AAAAAAAAAA8/2bvs3gFhf4Y/s72-c/demo_afghan.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8986266858089176029.post-8045160317216233444</id><published>2008-06-24T02:54:00.000-07:00</published><updated>2008-07-02T02:34:03.937-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hidayah'/><title type='text'>Masuk Islam</title><content type='html'>Monica Oemardi : memulai ?hidup baru? sebagai muslimahtanggal : 03/10/2005al-islahonline.com : Bulan suci Ramadhan lalu merupakan bulan penuh hikmah buat saya. Saat itu, saya memulai hidup baru sebagai seorang muslimah. Ini adalah hidayah Allah pada saya dan saya sangat mensyukurinya. Sekarang saya semakin mantap dengan pilihan hati nurani saya itu. Saya siap lahir batin, termasuk menjalankan perintah dan menjauhi larangan-Nya. Saya ingin segera bisa menunaikan ibadah umrah. Insya? Allah.Nama saya Monica Oemardi, lahir di Jakarta, 24 tahun lalu. Papa saya berasal dari Blitar dan beragama Islam, sedangkan mama berasal dari Cekoslowakia dan beragama Kristen Protes-tan. Mungkin, sebagian pembaca tak asing lagi dengan debut saya selama ini di dunia sinetron. Di antara sinetron yang telah saya bintangi adalah Delima, Takhta, Intrik, Warteg, Misteri Gunung Merapi, Angling Darma, dll.Saya berasal dari keluarga Kristen Protestan yang cukup taat. Meskipun demikian, keluarga kami sangat demokratis dalam masalah agama. Setelah menikah, saya pindah agama ke Kristen Katolik, mengikuti suami saya yang pertama.Sebenarnya, agama Islam tidak asing lagi bagi saya. Sebab, kebanyakan keluarga papa beragama Islam. Pada waktu kecil, pernah saya ikut-ikutan shalat Ied pada Hari Raya Idul Fitri di Bandung. Walaupun hanya sekedar gerakan shalat saja, tapi kegiatan ritual itu sangat berkesan di dalam hati saya. Mulai tertarikKetika itu sahabat saya sesama artis, Vinny Alvionita dan Dian Nitami, mengunjungi saya di rumah kos. Ketika kami sedang asyik ngobrol, tiba-tiba terdengar suara azan maghrib dari masjid sekitar rumah kos.Sahabat saya, Dian Nitami yang muslimah itu, langsung ingin sholat, tapi terlebih dulu ia meminta izin kepada saya. Saya dan Vinny beringsut dari tempat duduk untuk menggelar sajadah, karena tempat kos memang sempit.Di dalam kamar kos yang kecil itu, saya perhatikan Dian ketika usai mengambil air wudhu, ia mengeluarkan mukenah putih, kemudian memakainya. Hal itu membuat saya terkesima dan berpikir, Islam itu amat suci, mau menghadap Allah harus menyucikan diri terlebih dulu. Saya amati terus saat Dian me-lakukan shalat, hingga tiba-tiba dari mulut saya terlontar permintaan kepada Vinny untuk mengajarkan saya tata cara shalat.Tentu saja Vinny terkejut mendengar permintaan saya itu, sayapun tak mengerti apa yang mendorong saya hingga melontarkan ucapan demikian, dengan wajah tak percaya Vinny me-mandangi saya. Saya disuruhnya mengulangi lagi permintaan saya tadi itu. Mungkin Vinny tak percaya, karena selma ini saya tak pernah minta diajari shalat kepada teman-teman yang sering datang ketempat kos saya. Tetapi, tiba giliran Dian yang shalat, saya malah minta diajari. Ini mungkin hidayah bagi saya melalui kedua sahabat saya itu.Sejak itu, Vinny memberi saya beberapa buku bacaan. Salah satunya berjudul, lentera hati yang ditulis oleh Prof. Dr.H.Quraish Shihab, M.A. Setelah membaca buku tersebut, saya semakin terpukau dan mengagumi islam. Saya pun se-makin mendalami Islam lewat buku-buku yang diberikan Vinny, di samping bertanya kepada mamanya Dian dan keluargaVinny.Walaupun saya telah terus mempelajari Islam melalui buku-buku yang diberi oleh Vinny, saya masih sering ke gereja. Bahkan Vinny sering mengantarkan. Memang dalam bersahabat kami saling menghargai, terutama soal agama. Ia berpesan kepada saya bahwa tak ada paksaaan dalam Islam. Kalau ingin masuk Islam, harus dengan pikiran dan hati yang bersih dan sesuai dengan hati nurani.Hari demi hari, saya terus mempelajari Islam secara mendalam, hingga akhirnya tak ada keraguan sedikitpun, pada bulan puasa, Januari 1998, hati saya semakin bergetar. Saya menunggu waktu yang tepat untuk memeluk Islam.Gelora hati untuk memeluk Islam mengalahkan segala kesibukan dan persiapan untuk menyambut Hari Natal. Dulu, saya paling suka mempersiapkannya. Bahkan, sebulan sebelumnya saya sudah sibuk merapikan rumah, mencari kado buat mama dan keluarga dan selalu siap membantu mama mempersiapkan kue-kue Natal. Tetapi pada saat itu saya tak melakukan semua itu. Walaupun saya belum mememluk Islam, tapi saya sudah menjalani ibadah puasa.Masuk IslamPada malam tahun baru 1998, saya mengucapkan dua kalimat syahadat dibimbing oleh Prof. Dr. H.Quraish Shihab di kediaman seorang pengusaha elektronik, Rachmat Gobel, di Jalan Saharjo, Jaksel, dalam acara buka puasa bersama. Setelah membaca dua kalimat sahadat, saya tak dapat menahan rasa haru, sehingga saya tak mampu lagi membendung air mata. Rasanya dada in plong sekali, seperti bayi yang baru lahir. Jadi tahun 1999 itu, merupakan tahun untuk memulai ?hidup baru? sebagai muslimah.Walaupun sudah resmi masuk Islam, tapi Pak Quraish Shihab dalam kesempatan itu, juga berpesan agar saya segera meresmikan status keislaman saya itu. Katanya, mengucapkan dua kalimat syahadat berkali-kali tak apa-apa. Maka, pada hari Jum?at tanggal 8 Desember 1999 , dengan dilengkapi prosedur administratif, saya mengucapkan ikrar dua kalimat syahadat di hadapan para saksi di Masjid Sunda Kelapa.Mengetahui saya masuk Islam, mama sempat marah, bukan apa-apa tapi karena beliau ingin supaya saya dalam hidup ini mempunyai prinsip . Setelah saya jelaskan, beliaupun akhirnya menerima keputusan saya itu. Beliau berpesan supaya saya benar-benar menjaga keislaman saya. Tidak simpang siur dan tidak boleh main-main.Setelah masuk Islam, kehidupan saya terasa lebih tenang, apalagi setelah perceraian dengan suami pertama yang membawa kabur anak saya, Antonius Joshua (6 tahun). Selama bulan suci Ramadhan ini, saya terus menjalankan ibadah puasa dan ternyata, puasa dengan dilandasi niat, berbeda sekali dengan puasa tanpa niat. Saya rasakan puasa tanpa niat itu terasa sangat berat. Tapi, setelah masuk Islam, saya selalu membaca niat puasa setiap sahur, puasapun menjadi ringan.Selama ini saya sahur sendiri, anehnya, saya bisa dengan mudah terbangun, tanpa ada perasaan yang berat dan setelah sahur, saya tidak langsung tidur. Saya hidupkan teve dan mengikuti kuliah subuh. Dari siaran tersebut, saya banyak mem-perolah masukan-masukan yang bermanfaat. Saya bertekad untuk menjadi muslimah yang baik, tentunya dengan diiringi doa dari para pembaca. Insya? Allah.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8986266858089176029-8045160317216233444?l=beritasyam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://beritasyam.blogspot.com/feeds/8045160317216233444/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8986266858089176029&amp;postID=8045160317216233444&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8986266858089176029/posts/default/8045160317216233444'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8986266858089176029/posts/default/8045160317216233444'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://beritasyam.blogspot.com/2008/06/masuk-islam.html' title='Masuk Islam'/><author><name>Baloenk</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00529059212712496667</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_33dtconMLZA/SKqEx-1a8mI/AAAAAAAAABo/r9GKe_bDQ88/S220/S2020015.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
